DPPKB Lampura Canangkan Kampung KB

0
87
TINJAU: Asisten III Pemkab Lampura H. Efrizal Arsyad didampingi Deputi Bidang KB-KR BKKBN selaku pembina wilayah Provinsi Lampung Dwi Listyawardani saat meninju Stan usai acara Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Dusun III Desa Buring Kencana Kecamatan Blambangan Pagar, kemarin (16/11). Foto Humas Pemkab Lampung Utara

KOTABUMI-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(DPP-KB) Lampung Utara (Lampura) menggelar acara Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Dusun III Desa Buring Kencana Kecamatan Blambangan Pagar, Lampura.

Hadir dalam Pencanangan tersebut Bupati Lampung Utara(Lampura) H. Agung Ilmu Mangkunegara S.STP.,M.H., diwakili Asisten III, Drs. H. Efrizal Arsyad, S.H., Kepala BKKBN RI, diwakili oleh Deputi Bidang KB-KR BKKBN selaku pembina wilayah Provinsi Lampung Dr. Dwi Listyawardani, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Dra. H. Paulina, perwakilan Forkopimda Kabupaten Lampung Utara para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Lampura, para Camat, Wakil Ketua TP-PKK Lampura Hj. Dayuk Ratih Handayani Widodo, Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Utara, Hj. Dewi Anggraeni Samsir, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Lampura Drs. Sutikno M.M., mengatakan, tujuan diadakannya pencanangan Kampung KB ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat Desa dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang sejahtera.”Selain itu juga meningkatkan peran Pemerintah Daerah dalam memfasilitasi pembinaan penyelenggaraan Program KB. Serta akan dilakukan pelayanan masyarakat,”ujar Sutikno, kemarin(16/11).

Sementara itu Bupati Lampura Hi. Agung Ilmu Mangkunegara melalui Asisten III Efrizal Arsyad menyatakan, bahwa berbagai hasil pembangunan yang telah dicapai dan dirasakan sekarang ini, merupakan hasil kerja keras para pemimpin bangsa. Selain juga keras semua Aparatur Pemerintahan dari yang teratas sampai yang terbawah, dan juga hasil kerja keras seluruh komponen masyarakat.

Namun satu hal yang masih menjadi permasalahan bagi bangsa ini, yaitu adanya kenyataan makin pesatnya jumlah pertumbuhan penduduk.

Dibentuknya “Kampung KB” di Dusun ini, adalah untuk menghidupkan kembali keberhasilan Program KB dalam menekan dan mengendalikan pertumbuhan jumlah penduduk. Banyaknya jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan serta fasilitas, menimbulkan berbagai macam persoalan sosial.

Mulai dari meningkatnya angka kriminalitas, pemukiman kumuh, kemacetan, kerusakan lingkungan, persaingan yang ketat dalam memperoleh lapangan pekerjaan, hingga kesehatan yang buruk.

Kampung KB merupakan bagian dari integrasi Desa yang menjadi kegiatan strategis dalam mewujudkan program Pembangunan Nasional.

Sesuai dengan Nawacita Pemerintah 2015-2019, dengan dimulai dari daerah pinggiran atau perbatasan.”Saya yakin, dengan diadakan kegiatan Pencanangan Kampung KB sekaligus Peresmian Rumah Dataku, tentunya akan dapat mendorong pembangunan menuju masyarakat yang sejahtera. Jika keberhasilan program KB disinergikan dengan pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya, maka dapat memberi kehidupan masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera,”tuturnya.

Ia juga berharap agar Kampung KB mampu menjadi miniatur program KB ditingkat bawah. Karena Kampung KB juga dirancang sebagai upaya membumikan program KB untuk mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dalam mengaktualisasikan fungsi keluarga.

“Saya berharap, dengan dicanangkannya Kampung KB ini, masyarakat dapat semakin memiliki kesadaran akan pentingnya program KB dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Dengan melaksanakan KB, berarti saudara-saudara telah ikut andil dalam mensukseskan pembangunan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini,”harapnya.

Sementara itu Kepala BKKBN RI yang diwakili oleh Deputi Bidang KB-KR BKKBN selaku pembina wilayah Provinsi Lampung Dwi Listyawardani menjelaskan, bahwa kebutuhan dasar masyarakat harus terpenuhi seperti kebutuhan kesehatan, pendidikan, sarana fisik terutama isolasi suatu daerah agar daerah itu dapat lebih berkembang.”Jika ingin berkembang kebutuhan dasar harus terpenuhi,”pungkasya.

Usai pembacaan Ikrar Kampung Keluarga Berencana (KB) dilakukan, dilanjutkan dengan pemberian bantuan berupa bibit tanaman prokdutif berupa bibit nangka, Public Addres (Wireles Mic), Jam dinding, buku-buku pedoman dan KB Kit, alat marawis, peralatan olahraga, alat peraga edukasi, bibit ikan, oven dan tabung gas, buku bacaan, buku bacaan untuk rumah dataku oleh Deputi Bidang KB-KR BKKBN selaku pembina wilayah Provinsi Lampung Dwi Listyawardani.

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian cindera mata dan Penandatanganan Prasasti Pencanangan Kampung KB Tingkat Kabupaten Lampung Utara oleh Deputi bidang KB-KR BKKBN dan peninjauan.(ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here