Cerita Duka Ibunda Yogi Andhika Minta Keadilan Atas Anaknya Ditegakkan

0
100

KOTABUMI-Ibu mana yang tidak akan bersedih, jika meliat anak kandungnya merintih bahkan berteriak kesakitan. Apalagi dengan kondisi babak belur. Bagian kepala pecah, gigi rontok, muka bengkak dan sekujur tubuh lebam serta luka lecet. Mirisnya lagi, kondisi yang demikian tersebut disebabkan oleh ‘penyiksaan’ yang dilakukan sejumlah orang.Oleh sebuah sebab yang belum jelas. Itulah yang dirasakan Fi (56) ibu kandung Yogi Andhika, mantan sopir bupati Lampung Utara (Lampura) Non aktif Agung Ilmu Mangkunegara.

Dijumpai di kediaman adiknya dibilangan kelurahan Tanjung Senang, Bandar Lampung wanita tua itu menceritakan peristiwa tragis yang menimpa putranya itu. Kehidupan yang pas-pasan, membuat dirinya harus banting tulang menghidupi anak-anaknya. Maklum ayahanda Yogi telah meninggal dunia, praktis wanita malang ini harus memeras keringat berjualan kue dan apa saja yang bias menghasilkan uang. Karenanya ketika Yogi kemudian bekerja sebagai sopi seorang pejabat di Lampura, tugas berat ibu ini menjadi berkurang. Giliran Yogi yang diandalkan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.(her).

Selengkapnya, baca edisi cetak 16 April 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here