Personil Gabungan TNI POLRI Amankan Arus Balik Via KA Antrian Penumpang Kereta Api Ribuan Orang

14
Foto : Humas Polres Lampura Caption : Wakapolres Kompol Zulkarnain beserta tim gabungan TNI Polri, saat foto bersama usai melaksanakan giat pengamanan di Stasiun KAI Kotabumi, foto dibidik Sabtu (8/6).

KOTABUMI — Personil gabungan TNI dan Polri yang terdiri dari anggota personil Polres Lampung Utara (Lampura), pasukan Brigade Mobil(Brimob), TNI, dan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) tampak memantau dan mengamankan ratusan masyarakat, yang menggunakan jasa transportasi PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Kotabumi, Sabtu(8/6).

Hal itu dilakukan untuk mengamankan arus balik lebaran Idul Fitri 1440 H dengan tujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang kereta api yang akan balik setelah merayakan lebaran di kampung halaman atau sebaliknya. Terpantau intensitas masyarakat yang menggunakan jasa angkutan KA di hari H+4, arus balik lebaran di Stasiun Kotabumi cukup meningkat.

“Kami bersama anggota TNI, dan Polsuska melaksanakan pengamanan agar warga merasa nyaman saat mudik maupun balik lebaran,” ujar Waka Polres Lampura Kompol Zulkarnain, saat melakukan pengecekan pengamanan di Stasiun PT KAI Cabang Kotabumi.

Dilanjutkan, keterlibatan kepolisian dan TNI untuk pengamanan arus mudik dan balik lebaran agar dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran kepada penumpang, mengingat Stasiun Kotabumi dipadati penumpang arus balik Lebaran mulai H+4 sampai batas puncaknya yg diperkirakan terjadi pada hari ini Sabtu (H+4) dan H+5 besok.”Kami yakin pengoptimalan pengamanan itu dapat mencegah kejahatan, bahkan sampai sekarang tidak ada laporan penumpang korban yang kecopetan ataupun korban penipuan dengan cara dihipnotis,”pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di stasiun setempat, sejumlah calon penumpang mulai tampak memadati area pelataran Stasiun PT KAI Cabang Kotabumi. Sejak sekitar pukul 07.00 WIB antrian calon penumpang mulai memenuhi loket pembelian tiket.

Nindar (35), salah seorang calon penumpang mengatakan, dirinya beserta keluarga sengaja berangkat dari rumah sekitar pukul 06.00 WIB demi mendapatkan tiket untuk rute perjalanan Kotabumi – Tanjungkarang.“ Dari jam enam pagi kami sekeluarga sudah berangkat dari rumah, soalnya kalau kesiangan, takut gak kebagian tiket mas,” ujarnya seraya memegang salah satu anak laki-lakinya.(cw9/fer/rid)

Selengkapnya, baca edisi cetak 10 Juni 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here