Resepsi Pernikahan Tanpa Ijab Kabul, Begini Kronologinya

17198

KOTABUMI — Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial.

 

Penggunaan adat atau aturan tertentu kadang-kadang berkaitan dengan aturan atau hukum agama tertentu. Pengesahan secara hukum suatu pernikahan biasanya terjadi pada saat dokumen tertulis yang mencatatkan pernikahan yang ditanda-tangani.

 

Upacara pernikahan sendiri biasanya merupakan acara yang dilangsungkan untuk melakukan upacara berdasarkan adat-istiadat yang berlaku, dan kesempatan untuk merayakannya bersama teman dan keluarga.

 

Wanita dan pria yang sedang melangsungkan pernikahan dinamakan pengantin, dan setelah upacara pernikahan telah selesai dilaksanakan, maka keduanya resmi menyandang status Pasangan Suami Istri (Pasutri) dalam ikatan perkawinan.

 

Namun upacara resepsi pernikahan yang berlangsung beberapa hari lalu, antara kedua pasangan calon pengantin yang diketahui bernama Fery Ardiansyah dan Putri Ayu, yang diselenggarakan di jalan Hi. Ishak RT I / RW VIII Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) justru larut dalam suasana yang teramat memilukan.

 

Pasalnya, dihari penting dalam acara pernikahan tersebut, diketahui pasangan mempelai prianya, justru menghilang secara misterius. Hilangnya pengantin pria tersebut diketahui sejak Kamis (05/12) sekira pukul 11.00 WIB.

 

Menurut salah seorang narasumber Wartawan koran ini yang enggan namanya disebut mengatakan bahwa, sebelum Fery Ardiansyah (Calon mempelai pria yang hilang,Red) memutuskan untuk menikahi Putri Ayu, terlebih dahulu dirinya menentukan pilihan kepada kekasih pertamanya (Tidak diketahui nama dan alamatnya,Red).

 

“Iya, sebelumnya Fery Ardiansyah ini pamit dari rumah mau ngambil gadis, tapi sampek dirumah gadisnya, kemauan Fery Ardiansyah ditolak sama kedua orang tua gadis itu, dengan alasan gadis itu belum selesai kuliah,” ujar narasumber tersebut kemarin (09/12) sekira pukul 09.30 WIB.

 

Hal senada juga diungkapkan oleh, Jalaludin ketua RT setempat, Ia mengungkapkan bahwa, diperkirakan Dua Minggu berselang, saat dirinya batal menikahi kekasih pertamanya, Fery Ardiansyah kembali memiliki niatan untuk menikahi kekasihnya yang kedua yaitu Putri Ayu.

 

Namun anehnya, Tiga hari tepatnya pada Kamis 05 Desember 2019, menjelang hari pernikahan keduanya yang dilaksanakan pada Minggu 8 Desember 2019 kemarin, Fery Ardiansyah justru menghilang secara misterius. Hilangnya Fery Ardiansyah tersebut sebelum prosesi Nyubuk dilaksanakan.

 

Sebelumnya Fery Ardiansyah pamit kepada ibunya dengan alasan akan mengambil Jaz pernikahannya di Prokimal dengan membawa sepeda motor miliknya, tidak berapa lama, Fery Ardiansyah kembali lagi kerumahnya, namun setelah beberapa saat dirumahnya, Fery kembali pamit dengan alasan yang sama, namun kepergiannya yang kedua Fery Ardiansyah tidak menggunakan sepeda motor, melainkan jalan kaki dari rumah.

 

Sejak itulah keberadaan Fery Ardiansyah tidak diketahui hingga saat ini. Dikarenakan undangan pernikahan antara Fery Ardiansyah dan Putri Ayu telah menyebar kemana-mana sehingga upacara pernikahan tersebut tidak dapat di tunda lagi dan harus segera dilaksanakan, meski upacara pernikahan tersebut tanpa dihadiri oleh mempelai pria.

 

“Iya, kalau resepsi pernikahannya terus berlanjut, hanya saja resepsi pernikahan tersebut tidak disertai ijab kabul antara keduanya, di karenakan mempelai prianya tidak ada,” ujar Jalaludin saat dikonfirmasi wartawan koran ini di kediamannya, kemarin (09/12) sekira pukul 11.52 WIB.

 

Saat ditanya, keberadaan Putri Ayu dan langkah apa yang di ambil oleh pihak keluarga atas hilangnya Fery Ardiansyah tersebut, Jalaludin menambahkan, untuk keberadaan Putri Ayu saat ini, telah dikembalikan kepada orangtuanya yang berada di Oganlima, Kecamatan Abung Barat.

 

Sedangkan untuk langkah yang diambil atas hilangnya Fery Ardiansyah, pihak keluarganya telah melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Kotabumi Utara, dan Polres Lampura, jelasnya.

 

Terpisah Kapolsek Kotabumi Utara, IPTU Rukmanizar saat di konfirmasi Wartawan koran ini melalui sambungan telepon genggamnya, tampak menepis atas laporan orang hilang tersebut ke Mapolsek Kotabumi Utara.

 

“Belum ada mas,,, laporan orang hilang yang masuk ke Polsek, kalau laporannya sudah masuk nanti saya kasih kabar ya,” pungkasnya. (fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here