Terkait Jalan Rusak, Camat Berdalih Faktor Cuaca ?

55

KOTABUMI — Berdasarkan pemberitaan beberapa hari yang lalu, yang menuliskan tentang rusaknya sejumlah proyek jalan Onderlagh dan Rabat Beton, serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), dan gorong-gorong di Dusun VII Lebak Sari, Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang berasal dari kucuran Dana Desa (DD) tahun 2019, Camat Sungkai Selatan Ria Yuliza berdalih bahwa hal tersebut disebabkan oleh faktor cuaca.

Hal tersebut terungkap pada saat wartawan koran ini mencoba untuk mengkonfirmasi dirinya diruang kerjanya terkait hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh pihak Kecamatan.

“Rusaknya jalan itu, karena faktor cuaca, sebab awal di bangun kondisinya pada saat itu adalah musim kemarau, sehingga jalan-jalan tersebut kurang di siram dan kekurangan air. Setelah jalan tersebut selesai dibangun, tepat pada datangnya musim penghujan. Secara otomatis, karena secara terus menerus di guyur hujan, batu-batu di jalan tersebut terangkat,” kilahnya kemarin (22/1) sekira pukul 11.00 WIB.

Terkait hasil Monev yang dilakukan oleh pihaknya, sejauh ini baik-baik saja, dikarenakan pada saat Monev tersebut berlangsung, dilaksanakan pada saat pekerjaan tersebut hendak dibangun. Selain itu setiap pekerjaan yang ada di desa desa se-kabupaten Lampura khususnya di seluruh Desa yang ada di Kecamatan Sungkai Selatan tersebut selalu di dampingi oleh pendamping Desa dan Kecamatan.

“Jadi menurut hemat saya, dapat di simpulkan, bahwa Volume dan kualitas pekerjaan yang kami ketahui di Desa Ketapang tersebut hasilnya cukup bagus dan sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada saat awal pekerjaan tersebut. Namun untuk penilaian lebih jauh dapat segera ditanyakan langsung ke bidang tim ahli bidang Tekniknya saja, karena hal tersebut merupakan fungsi dan wewenangnya bidang Teknik,” paparnya.

Untuk pembangunan siring pasang lanjutnya, setelah di cek di dalam RAB memang belum di anggarkan pada tahun 2019 lalu, dan akan di anggarkan di tahun 2020 ini. Selain itu perlu diketahui juga untuk pembangunan jalan Onderlagh dan Rabat Beton di Desa Ketapang kesemuanya tidak ada yang mencapai jumlah Volume Lebar 3 M. jalan tersebut dibangun dengan Volume Lebar 2.5 M dan 2 Meter saja.

Terkait pemberitaan di media online dan cetak yang memberitakan tentang rusaknya jalan tersebut itu memang benar adanya, namun kerusakan tersebut hanya terdapat di sebagian jalan Onderlagh dan Rabat Beton, dan diyakini kerusakan tersebut dikarenakan oleh faktor cuaca.

Atas pemberitaan tersebut, DPMD Lampura melalui tim Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) serta pendamping Desa dan Kecamatan, kemarin (Selasa,Red) telah turun ke lokasi, untuk meninjau lokasi kerusakan jalan yang di maksud. Dalam peninjauan tersebut memang benar terdapat sejumlah jalan yang rusak.

“Oleh karena itu tim ahli P3MD telah berkoordinasi langsung dengan Kepala Desa (Kades) yang bersangkutan, untuk segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak tersebut dalam waktu dekat ini,” jelasnya. (fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here