{"id":15194,"date":"2021-03-08T21:08:21","date_gmt":"2021-03-08T14:08:21","guid":{"rendered":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/?p=15194"},"modified":"2021-03-08T21:08:21","modified_gmt":"2021-03-08T14:08:21","slug":"dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/","title":{"rendered":"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p><strong>KOTABUMI<\/strong>&#8211;Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai menyoroti dugaan Mark-Up pengadaan bilik steril (disinfektan chamber) pada penanganan covid-19 di Dinas Kesehatan tahun anggaran 2020 lalu.<\/p>\n<p>Ketua Komisi IV DPRD, Kabupaten Lampura, Arnol Alam menyayangkan adanya hal tersebut. Menurutnya, pengadaan itu (disinfektan chamber) tentunya telah melewati serangkaian mekanisme pengadaan. Termasuk menfaat dan fungsinya di lapangan.<\/p>\n<p>Sementara, informasi yang diperoleh pihaknya pengadaan disinfektan chamber itu, kurang maksimal penggunaannya baik di rumah sakit maupun di sejumlah puskesmas berada di Kabupaten Lampura.<\/p>\n<p>Untuk itu, pihaknya akan segera memanggil pihak-pihak terkait dengan pelaksanaan kegiatan itu, mulai dari dinas kesehatan, bidang yang membidanginya sekaligus perusahaan tempat barang tersebut berasal.<\/p>\n<p>\u201cKita akan tindak lanjuti hal ini. Apalagi ini sudah ada temuan dari BPK, pada dasarnya kami mengapresiasi dan segera mengagendakan,\u201d ucap Arnol Alam, yang mengaku berada di Jakarta, membahas soal perda kawasan tanpa rokok.<\/p>\n<p>Menurutnya, sebagai fungsi pengawasan, Arnold Alam akan segera melakukan langkah-langkah sesuai fungsinya. Seperti membahas bersama ditingkat Komisi, baru kemudian memanggil pihak-pihak yang menjadi subjeknya (berkepentingan).<\/p>\n<p>\u201cKita akan agendakan secepatnya, apalagi dilapangan manfaatnya tidak terlalu besar pada masalah penanganan covid-19, itu yang coba kita cari tahu dilapangan, \u201cterangnya.<\/p>\n<p>Dilain pihak akademisi Universitas Muhammadiah Kotabumi (UMKO), Suwardi Amri mengatakan, akan mendorong pihak terkait menindak lanjuti persoalan tersebut. Apalagi telah masuk kedalam ranah BPK, dan terbukti belakangan pemanfaatannya kurang maksimal. Khususnya inspektorat, sebagai pengawasan dalam pemerintahan (APIP)<\/p>\n<p>\u201cDari informasi diterima dilapangan, memang pemanfaatannya kurang. Apalagi dapat dilihat belakangan barang itu terbengkalai tak digunakan, bisa kita lihat sendiri dilapanganlah, \u201ctambahnya.<\/p>\n<p>Sejatinya, masih Suwardi, pemerintah harus segera mengevaluasi hal tersebut.<br \/>\nApalagi itu telah menjadi temuan BPK, sebelum melebar kepada aparat hukum (APH). Terlebih, ini baru satu item yang menjadi sorotan. Sebab, anggaran penanganan covid-19 tahun 2020 itu sangat fantastis sekali anggarannya, yakni hingga Rp 57 Milyar.<\/p>\n<p>Diketahui, dugaan mark-up pada penanganan covid-19 dilingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menyeruak kepermukaan, diantaranya pembelian alat disinfektan chamber .<\/p>\n<p>Sebab, dari alokasi Rp927,5 juta, hanya terealisasi sebanyak 53 unit atau Rp17,5 juta\/unit. Sementara informasi dilapangan biaya pembuatan menghabiskan Rp3 juta\/unit, dan terdapat pelaksanaan disalah satu instansi pemerintah menyentuh angka Rp4 juta\/unit.<\/p>\n<p>Terkait permasalah tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Lampura, membantah adanya dugaan mark-up untuk alat disinfektan chamber (bilik steril, Red).<\/p>\n<p>Sekretaris Dinas Kesehatan Lampura, Hendri Us, mengatakan, bahwasanya harga tersebut masih dalam batas kewajaran. Sebab, menurut mereka, telah melalui hasil koordinasi dengan berbagai pihak, dan termasuk paling murah di kabupaten\/kota se-Lampung menjalan instruksi pusat dalam penanganan pandemi covid-19.<\/p>\n<p>\u201cItu telah melalui koordinasi dengan daerah lain, dan menurut mereka harga Rp20 juta\/unit saja sudah murah. Apalagi itu, jadi tidak ada itu membesarkan harga hanya untuk mencari keuntungan karena ditempat lain harganya tinggi,\u201d klaim Hendri.<\/p>\n<p>Menurutnya, harga dari item pengadaan itu sejak pandemi berlangsung telah tinggi. Namun, saat dipertanyakan masalah mekanisme dan waktunya tidak dapat berkata banyak. Sebab, pejabat bersangkutan (PPK) pada saat pengadaan itu sudah tidak lagi di Dinas Kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini, PPK yang lama berdinas di Dinas Sosial Kabupaten Lampura, silakan saja tanyakan dengan PPK yang lama,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi, kalau harga segitu masih dalam batas kewajaran, saat ini yang perlu dilakukan adalah bagaimana menyingkronkan itu dengan rekanan ataupun subkonnya,\u201dkilahnya.<\/p>\n<p>Ia tak menampik terhadap temuan awak media disampaikan kepada pihaknya. Namun demikian, diasumsikan apa yang dilakukan itu telah sesuai mekanismenya. Dan pengadaan tersebut diketahuinya adalah, dalam bentuk penunjukkan langsung (LS), karena sifatnya kedaruratan.<\/p>\n<p>\u201cKitakan beli saat itu, 53 unit dengan total nilai Rp927,5 juta. Semunya telah terealisasi semua. Saat itu juga, kemungkinkan ada kelebihan dua unit, kebetulan dinas Perhubungan Provinsi membutuhkannya, dari pada tidak laku ya dijual di sana, dengan harga Rp4 juta,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Terkait proses dan mekanisme pelaksanaannya, dia berujar tidak mengetahui secara detail. Sebab, pejabat pembuat komitmen (PPK) atau kabid tidak menjabat disana (pindah). Sehingga tidak dapat mengkonfirmasinya lebih lanjut, akan tetapi hal itu diklaim bukanlah seperti dibayangkan orang.<\/p>\n<p>\u201cSeperti asumsi ada mark-up, yang mengarah kepada tindak pidana. Karena, dari BPK sendiri hanya meminta menulusuri sampai kepada tingkat subkon, akan kebenarannya,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Dan hal itu dinilainya adalah biasa, dalam proses mekanisme pelaporan organisasi perangkat daerah.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada itu bahasa mark-up dari badan pemeriksa keuangan, hanya disuruh memastikan dilaksanakan itu sesuai. Dan telah melalui mekanisme serta proses diatur, karena harga dalam satu pengadaannya segitu, \u201ckata dia.<\/p>\n<p>Elemen masyarakat pun turut menyoroti peristiwa itu. Mereka menilai, pasca OTT kepala Daerah seharusnya para pejabat dapat lebih responsive dan kreatif dalam mendorong pelaksanaan pembangunan disana.<\/p>\n<p>Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Pemantau Pelaksana Pembangunan (DPP-KpP3), Nasril Subandi mengatakan, sejatinya jajaran dinas Kesehatan di masa pandemi saat ini, harus lebih jeli dalam melakukan pengadaan alat bantu medis penanganan covid-19.<\/p>\n<p>\u201cKalau di pasaran harganya setinggi itu, ya tidak ada masalah. Namun, jika ada harga yang lebih murah, kenapa harus beli dengan harha tinggi?,\u201dkata Nasril Subandi, didampingi Sekretaris Umumnya, Ivin Aidian, Kamis (4\/3).<\/p>\n<p>Dimasa pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia, tidak terkecuali Kabupaten Lampura, seharusnya aparatur pemerintah dapat mengunakan anggaran se-efisien mungkin untuk pengadaan alat bantu penanganan covid-19.<\/p>\n<p>\u201cJika memang ada harga Rp4 juta rupiah per unitnya, maka sudah jelas, dinas terkait melakukan dugaan mark-up harga. Itu pun, di lapangan kita harus melihat segi menfaatnya untuk masyarakat. Yang saya liat, alat itu kebanyakan tidak maksimal kegunaannya,. Inikan pemborosan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Untuk itu, Pihaknya mengharapkan adanya perhatian dari aparat penegak hukum agar dapat mengambil sikap dan langkah kongkrit dalam menyikapi adanya dugaan Mark-Up tersebut. \u201cYa harus turun aparat hukum. Supaya jelas, ada maen atau tidak. Itu kan uang rakyat. Apa lagi di masa pandemi covid-19 seperti saat ini,\u201d tegasnya (ozy\/rnn)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTABUMI&#8211;Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai menyoroti dugaan Mark-Up pengadaan bilik steril&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15195,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15194","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headlines"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan - Radar Kotabumi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan - Radar Kotabumi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KOTABUMI&#8211;Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai menyoroti dugaan Mark-Up pengadaan bilik steril...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Radar Kotabumi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-08T14:08:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Soal-pengadaan.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7\"},\"headline\":\"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan\",\"datePublished\":\"2021-03-08T14:08:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/\"},\"wordCount\":900,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/Soal-pengadaan.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/\",\"name\":\"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan - Radar Kotabumi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/Soal-pengadaan.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-03-08T14:08:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/Soal-pengadaan.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/Soal-pengadaan.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960,\"caption\":\"caption : Inilah diantara disinfektan chamber yang diduga pengadaannya di mark up\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2021\\\/03\\\/08\\\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\",\"name\":\"Radar Kotabumi\",\"description\":\"Bersama Membangun Lampura\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\",\"name\":\"Radar Kotabumi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/logo.png\",\"width\":208,\"height\":61,\"caption\":\"Radar Kotabumi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7\",\"name\":\"Redaksi\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/author\\\/fernando\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan - Radar Kotabumi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan - Radar Kotabumi","og_description":"KOTABUMI&#8211;Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai menyoroti dugaan Mark-Up pengadaan bilik steril...","og_url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/","og_site_name":"Radar Kotabumi","article_published_time":"2021-03-08T14:08:21+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Soal-pengadaan.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/person\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7"},"headline":"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan","datePublished":"2021-03-08T14:08:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/"},"wordCount":900,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Soal-pengadaan.jpeg","articleSection":["Headline"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/","name":"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan - Radar Kotabumi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Soal-pengadaan.jpeg","datePublished":"2021-03-08T14:08:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/#primaryimage","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Soal-pengadaan.jpeg","contentUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Soal-pengadaan.jpeg","width":1280,"height":960,"caption":"caption : Inilah diantara disinfektan chamber yang diduga pengadaannya di mark up"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2021\/03\/08\/dprd-lampura-bakal-panggil-dinas-kesehatan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"DPRD Lampura Bakal Panggil Dinas Kesehatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#website","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/","name":"Radar Kotabumi","description":"Bersama Membangun Lampura","publisher":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization","name":"Radar Kotabumi","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/logo.png","contentUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/logo.png","width":208,"height":61,"caption":"Radar Kotabumi"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/person\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7","name":"Redaksi","sameAs":["http:\/\/radarkotabumi.co.id"],"url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/author\/fernando\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15194","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15194"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15194\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15196,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15194\/revisions\/15196"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15194"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15194"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15194"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}