{"id":20156,"date":"2022-03-09T20:09:56","date_gmt":"2022-03-09T13:09:56","guid":{"rendered":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/?p=20156"},"modified":"2022-03-09T20:17:51","modified_gmt":"2022-03-09T13:17:51","slug":"pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/","title":{"rendered":"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan"},"content":{"rendered":"<p><strong>KOTABUMI<\/strong>&#8211;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sesalkan sikap Fajar, Kepala Desa (Kades) Kistang, Kecamatan Abung Barat. Dimana sang kades menunjukan arogansinya dan tidak bersahabat pada wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya. Terlebih dari rekaman telpon wartawan Radar Kotabumi, Fajar sang kades berkata kasar dan terindikasi melakukan pengancaman.<\/p>\n<p>Perbuatan tersebut, bukan hanya merupakan delik pidana pengancaman, tetapi juga dapat dikatagorikan sebagai perbuatan menghalang-halangi tugas seorang jurnalis. Pada pasal 18 UU No,40 Tahun 1999 Tentang Pers disebutkan : Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).<\/p>\n<p>&#8220;Saat itu kan wartawan ingin konfirmasi atas informasi yang didapat, bukannya klarifikasi, justru sang Kades menantang dan terindikasi mengancam wartawan. Ini dapat dikatagorikan menghalangi tugas seorang wartawan. Untuk diketahui Wartawan yang tengah menjalankan profesinya dilindungi oleh UU tersendiri yang berlaku khusus, yakni, UU No.40\/99 tentang pers,&#8221; terang Riduwan, Sekretaris PWI Lampura, Rabu (9\/3).<\/p>\n<p>Menurut Riduan, secara kelembagaan PWI belum mengeluarkan sikap resmi. Karena masih akan dirapatkan bersama pengurus PWI lainnya. Namun ia memastikan, apa yang dilakukan Kades Kistang itu, akan ditindaklanjuti secara kelembagaan. Karena peristiwa itu telah mencoreng nama baik seorang wartawan yang merupakan anggota PWI Lampura. &#8220;Bang Hery itu anggota PWI, tentu saja secara organisasi akan ada sikap. Bisa jadi akan membawa persoalan tersebut keranah hukum,&#8221; ujar Riduwan yang juga merupakan pimred Kotabumi.<\/p>\n<p>Diberitakan sebelumnya, ajar Kepala Desa (Kades) Kistang Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara (Lampura), rupanya tidak terima atas pemberitaan menyangkut dirinya yang disebut meminta kompensasi atau lebih tepat disebut Jatah Preman (JP) pada lapak singkong Sanjungan. Juga prilaku intimidatif yang kerap dilakukannya pada sopir truk angkut dan karyawan lapak singkong Sanjungan. Hal itu terlihat ketika dirinya menghubungi wartawan Radar Kotabumi melalui sambungan telponya, pukul 09.21 WIB, Selasa (8\/3).<\/p>\n<p>Bukan klarifikasi yang disampaikan, tetapi dengan nada tinggi Fajar mengatakan dirinya tidak menghindari wartawan. \u201cIni Fajar, saya tidak pernah nyumput. Saya tunggu kamu !\u201d ujarnya. Ketika disampaikan apa penjelasan atau klarifikasi atas berita terkait dirinya, Fajar kembali dengan nada tinggi mengatakan. \u201cKamu yang beritakan, saya tunggu Kamu !,\u201dkatanya seraya menutup sambungan telpon.<\/p>\n<p>Lalu pukul 14.59 WIB, kembali Fajar menelpon. Dia menanyakan datang tidak kekediamannya. Ketika dijawab mengapa harus datang, bukankah penjelasan atau klarifikasinya dapat dilakukan via telpon. Fajar mengatakan dirinya ingin tahu siapa sumbernya, sebab ini menyangkut pencemaran nama baik. Disebutkan dirinya ingin bertemu enam mata bersama Syahlan pemilik lapak sanjungan. Bahkan ia mengancam akan memanggil wartawan lainnya. \u201cSaya tunggu kamu, kita bertemu enam mata dengan Hakim (pangggilannya untuk Syahlan-red),\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Ketika dikatakan sampaikan saja apa yang menjadi klarifikasinya, Fajar justru menyampaikan nada ancaman. \u201cTunggu ya, saya akan undang wartawan lainnya juga. Kamu tunggu saja,\u201d tukasnya seraya menutup sambungan telpon.<\/p>\n<p>Sikap Fajar itu terkait dengan pemberitaan sebelumnya. Dimana Syahlan pemilik Lapak singkong Sanjungan, mengeluhkan ulah Fajar yang merupakan Kades Kistang. Bukannya mengayomi warga, Fajar justru bersikap arogan dan terkesan menghalang-halangi kegiatan usaha lapak singkong milik Syahlan. Bahkan membuat pengaduan ke sejumlah instansi pemerintah, seolah keberadaan lapak itu mengganggu dan merusak akses jalan disana. Ulahnya ini ditenggarai lantaran permintaan kompensasi atau lebih tepat disebut \u2018jatah preman'(JP) sebesar Rp. 3 juta per-bulan, ditolak oleh Syahlan.<\/p>\n<p>Penolakan itu wajar, sebab usaha yang dijalankan Syahlan hanya berupa lapak bukan pabrik tapioka. Usaha jenis ini termasuk katagori usaha mikro menengah, yang tidak memiliki kewajiban memberikan kompensasi sebagaimana yang diminta. Dirinya hanya bersedia memberikan bantuan yang sifatnya partisipasi. \u201ckalau kompensasi jelas saya keberatan, tetapi kalau parisipasi atas kegiatan-kegiatan desa saya bersedia. Itu saya sampaikan pada pak Kades.\u201d jelas Syahlan, Minggu (6\/3)<\/p>\n<p>Dituturkan Syahlan, mungkin lantaran permintaannya itu tidak dipenuhi Fj kerap mengganggu usaha yang dijalankannya itu, dengan berbagai alasan. Misalnya dengan menghambat truk pengangkut singkong miliknya, dengan cara didatangi anak kades Fajar bernama Filar yang melarang truk itu melintas. \u201cJangan lewat sini, ini jalan milik saya,\u201d ujar Syahlan menirukan larangan melintas yang diucapkan Filar.<\/p>\n<p>Fahar juga merekayasa seolah-olah truk angkutan Lapak singkong Sanjungan, telah membuat jalan penghubung Desa Kistang ke tiga kecamatan, yakni Sungkai Selatan, Sungkai Jaya, Sungkai Barat. Bahkan sang kades beserta anak nya tidak segan-segan mengintimidasi sopir truk, dengan alasan-alasan yang tak jelas.<\/p>\n<p>\u201cIntinya saya dan pekerja dibuat tidak nyaman, padahal untuk kerusakan jalan, satiap tiga bulan selalau saya perbaiki. Selain itu truk saya tidak melebihi kapasitas, justru pengangkut singkong dan sawit dari lapak lain ada yang mempergunakan tronton dan lohan HINO. Justru kendaraan itu yang pernah masuk lobang di depan rumah kediaman sang kades, tetapi tidak dipersoalkan, cuma truk saya saja yang dipersoalkannya.\u201d terang Syahlan.<\/p>\n<p>Penjelasan Syahlan ini disampaikan, lantaran Fajar sudah terang-terangan membuat laporan pada DPRD dan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Lampura. Ia sendiri sudah memberikan penjelasan, ikhwal sebenarnya dibalik laporan yang disampaikan. Karena jelas dalam laporan itu sangat tendensius. Seolah-olah, yang berada di desa tersebut hanya Lapak Sanjungan saja. Padahal ada sejumlah lapak disana, termasuk milik kakak Fajar sendiri. \u201cSaya menduga, sikap kades ini dipicu oleh persaingan dagang. Karena banyak warga yang justru menjual hasil panen singkong pada lapak saya. Ini yang membuat pak kades seperti tidak senang kepada saya,\u201d tambah Syahlan.<\/p>\n<p>Harusnya, lanjut Syahlan sebagai kades dirinya mengayomi masyarakat. Apalagi usaha yang dijalankan itu membayar pajak termasuk pajak kendaraan angkutan yang dimilikinya. Artinya ada kontribusi bagi Daerah atau negara, selain menyerap tenaga kerja masyarakat desa kistang tersebut \u201charusnya beliau ini mendukung usaha warganya, bukan malah sebaliknya,\u201d pungkasnya<\/p>\n<p>Sementara Fajar yang didatangi kekediamannya, pada Minggu (6\/3) lewat kerabatnya disebut tengah berada di pulau Jawa. Kemudian dihubungi pada Senin melalui ponselnya dengan nomor 081379272XXX, diangkat oleh seorang wanita yang mengaku sebagai istrinya. Disebutkan jika sang Kades tidak berada dirumah melainkan tengah berada di Tanjung Karang Bandar Lampung. \u201cOrangnya lagi di Karang, gak ada dirumah,\u201dujar istrinya. (her)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTABUMI&#8211;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sesalkan sikap Fajar, Kepala Desa (Kades) Kistang,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17752,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-20156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headlines"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan - Radar Kotabumi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan - Radar Kotabumi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KOTABUMI&#8211;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sesalkan sikap Fajar, Kepala Desa (Kades) Kistang,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Radar Kotabumi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-09T13:09:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-09T13:17:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"286\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"374\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7\"},\"headline\":\"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan\",\"datePublished\":\"2022-03-09T13:09:56+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-09T13:17:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/\"},\"wordCount\":945,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg\",\"articleSection\":[\"Headline\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/\",\"name\":\"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan - Radar Kotabumi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg\",\"datePublished\":\"2022-03-09T13:09:56+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-09T13:17:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg\",\"width\":286,\"height\":374,\"caption\":\"RIDUAN - PIMRED RADAR KOTABUMI\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/03\\\/09\\\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\",\"name\":\"Radar Kotabumi\",\"description\":\"Bersama Membangun Lampura\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\",\"name\":\"Radar Kotabumi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/logo.png\",\"width\":208,\"height\":61,\"caption\":\"Radar Kotabumi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7\",\"name\":\"Redaksi\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/author\\\/fernando\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan - Radar Kotabumi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan - Radar Kotabumi","og_description":"KOTABUMI&#8211;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sesalkan sikap Fajar, Kepala Desa (Kades) Kistang,...","og_url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/","og_site_name":"Radar Kotabumi","article_published_time":"2022-03-09T13:09:56+00:00","article_modified_time":"2022-03-09T13:17:51+00:00","og_image":[{"width":286,"height":374,"url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/person\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7"},"headline":"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan","datePublished":"2022-03-09T13:09:56+00:00","dateModified":"2022-03-09T13:17:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/"},"wordCount":945,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg","articleSection":["Headline"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/","name":"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan - Radar Kotabumi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg","datePublished":"2022-03-09T13:09:56+00:00","dateModified":"2022-03-09T13:17:51+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/#primaryimage","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg","contentUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/foto-beranda-ridwan.-jpeg.jpg","width":286,"height":374,"caption":"RIDUAN - PIMRED RADAR KOTABUMI"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/03\/09\/pwi-lampura-sesalkan-orogansi-dan-pengancaman-oknum-kades-kistang-pada-wartawan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PWI Lampura Sesalkan Arogansi dan Pengancaman Oknum Kades Kistang Pada Wartawan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#website","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/","name":"Radar Kotabumi","description":"Bersama Membangun Lampura","publisher":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization","name":"Radar Kotabumi","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/logo.png","contentUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/logo.png","width":208,"height":61,"caption":"Radar Kotabumi"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/person\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7","name":"Redaksi","sameAs":["http:\/\/radarkotabumi.co.id"],"url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/author\/fernando\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20156"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20156\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20163,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20156\/revisions\/20163"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17752"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}