{"id":23004,"date":"2022-11-02T17:18:43","date_gmt":"2022-11-02T10:18:43","guid":{"rendered":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/?p=23004"},"modified":"2022-11-02T17:18:43","modified_gmt":"2022-11-02T10:18:43","slug":"ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/","title":{"rendered":"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL"},"content":{"rendered":"<p>KUALA LUMPUR, 2 November \u2013 Dalam upaya memperluas jangkauan pilihan pengobatan non-invasif, Institut Jantung Negara (IJN) telah memperkenalkan prosedur baru untuk membantu pasien penyakit jantung bawaan.<\/p>\n<p>Prosedurnya, terapi penggantian katup pulmonal transkateter (TPV), adalah metode non-bedah yang berupaya memulihkan fungsi katup pulmonal. Metode ini secara khusus ditujukan untuk anak-anak dan orang dewasa yang hidup dengan penyakit jantung bawaan yang juga menderita penyakit katup paru, terutama mereka yang perlu mengganti katup atau saluran bedah mereka.<br \/>\nKatup pulmonal menyalurkan aliran darah dari jantung ke paru-paru. Ketika katup ini tidak berfungsi dengan baik, pasien yang terkena mungkin menderita sesak napas, kelelahan, dan gangguan fungsi paru-paru.<br \/>\nPenyakit katup pulmonal sering terjadi pada pasien jantung bawaan. Sebelum pilihan non-bedah seperti terapi TPV, pasien penyakit jantung bawaan harus menjalani prosedur invasif untuk memperbaiki katup paru yang rusak. Yang memperparah masalah ini adalah kenyataan bahwa banyak dari pasien ini nantinya perlu mengganti katup atau saluran bedah mereka saat mereka tumbuh menjadi dewasa.<br \/>\n\u201cBeberapa pasien penyakit jantung kongenital mungkin hanya membesar melebihi katup bedah mereka,\u201d jelas Dr Marhisham Che Mood, Kepala Pusat Jantung Anak &amp; Bawaan. \u201cAtau, beberapa saluran atau katup dapat aus seiring waktu, atau menyempit karena penumpukan endapan kalsium dan mineral.<br \/>\n\u201cMelalui prosedur seperti terapi TPV, kami dapat dengan mudah mengganti katup yang rusak ini tanpa harus menempatkan pasien melalui prosedur invasif seperti operasi jantung terbuka seperti di masa lalu.\u201d<br \/>\nDr Marhisham menambahkan bahwa prosedur TPV adalah salah satu yang telah diuji dan terbukti secara klinis, dan memiliki rekam jejak 10 tahun bukti mengenai keamanan dan kemanjurannya.<br \/>\nSementara itu chief executive officer IJN Datuk Dr Aizai Azan Abdul Rahim mengatakan pengenalan prosedur ini adalah bagian dari tujuan IJN yang lebih luas untuk membuat perawatan berkualitas tinggi dapat diakses oleh lebih banyak orang Malaysia.<br \/>\n\u201cBagi kami, tolok ukur kualitas juga mencakup bagaimana proses pengobatan mempengaruhi pasien juga.<br \/>\n\u201cInilah sebabnya kami selalu tertarik untuk mengeksplorasi dan membawa prosedur yang lebih baru dan lebih non-invasif di sini di IJN,\u201d tambahnya.<br \/>\nUntuk info lebih lanjut, hubungi:<br \/>\nwww.ijn.com.my<\/p>\n<p>Tentang Institut Jantung Negara<br \/>\nInstitut Jantung Negara (IJN) didirikan pada tahun 1992 dan didedikasikan untuk pengelolaan dan pengobatan penyakit jantung dengan menyediakan layanan kardiologi, kardiologi pediatrik, dan bedah kardiotoraks untuk orang dewasa dan anak-anak.<br \/>\nSaat ini, IJN dianggap sebagai salah satu pusat medis terbaik untuk perawatan kardiovaskular dan toraks di Malaysia dan kawasan. IJN terus mengikuti perkembangan medis terkini, mulai dari penanganan lubang sederhana pada operasi jantung hingga transplantasi jantung dan paru-paru.<br \/>\nDengan komitmen kuat untuk menjadi pusat keunggulan perawatan jantung global, IJN telah membuka jalan dengan menciptakan banyak &#8220;yang pertama&#8221; untuk perawatan kardiovaskular dan toraks di negara ini, yaitu:<br \/>\nPertama di SEA yang memperkenalkan AXXESS Stent untuk mengobati lesi bifurkasi<br \/>\nPertama di Asia yang memperkenalkan Denervasi Ginjal \u2013 prosedur ablasi frekuensi radio untuk merawat pasien dengan hipertensi resisten<br \/>\nPertama di Asia Tenggara yang menanamkan Bio resorbable Vascular Scaffold \u2013 perangkat stenting baru<br \/>\nPertama di negara ini untuk menanamkan perangkat Watchman untuk mengurangi risiko stroke pada pasien dengan AF<br \/>\nMemperkenalkan HeartMate II \u2013 alat bantu jantung mekanis baru sebagai jembatan menuju transplantasi pada tahun 2010<br \/>\nPertama di Malaysia yang melakukan Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI)<br \/>\nPertama di Malaysia yang melakukan lobektomi invasif minimal untuk penyakit paru-paru<br \/>\nPertama di negara ini yang melakukan prosedur invasif minimal untuk memperbaiki kelainan bentuk dada bawaan yang disebut &#8220;Pectus Excavatum&#8221; dan &#8220;Pectus Carinatum&#8221;<br \/>\nPertama di Malaysia yang melakukan transplantasi jantung ganda (ulangi) dalam waktu 24 jam<br \/>\nPertama melakukan operasi lubang kunci (endoskopi) untuk mengobati fibrilasi atrium tunggal di Asia dan Australasia pada tahun 2006<br \/>\nPertama yang melakukan transplantasi paru-paru tunggal dan ganda<br \/>\nPertama untuk melakukan implantasi Implantable Ventricular Assist Device (IVAD).<br \/>\nInstitut medis pertama di negara ini dan kawasan Asean Tenggara yang melakukan operasi bypass koroner dan prosedur timektomi kompleks pada pasien sadar atau &#8216;bangun&#8217; tanpa anestesi umum<br \/>\nPertama di Malaysia yang melakukan transplantasi sel induk sumsum tulang pada pasien yang menderita penyakit jantung iskemik parah tanpa pilihan pengobatan lain.<br \/>\nLembaga medis pertama yang melakukan pengadaan homograft untuk memfasilitasi transplantasi jantung.<br \/>\nLembaga medis pertama di negara ini yang melakukan transplantasi jantung.<br \/>\nSalah satu yang pertama di wilayah ini yang melakukan pemetaan rinci untuk aritmia kompleks.<br \/>\nLembaga medis pertama di dunia yang Menanamkan Saluran Katup Paru yang Dapat Diserap secara Bio<br \/>\n19. Lembaga medis pertama di Malaysia yang melakukan penggantian lengkap aorta.<br \/>\n20. Alat pacu jantung terkecil generasi pertama di dunia<br \/>\n21. Pertama di Asia yang melakukan prosedur Penyakit Arteri Perifer dengan perangkat Vascuflex Multi-LOC<br \/>\n22. Pertama di Malaysia yang menanamkan sistem alat pacu jantung dua ruang pada pasien hamil menggunakan pencitraan non-fluoroscopic<br \/>\n23. Pertama di luar Amerika Serikat yang Menanamkan Micra AV Pacemaker<br \/>\n24. Pertama di kawasan ASEAN yang menanamkan MyVal perangkat dengan teknologi terbaru untuk mengobati stenosis aorta<br \/>\n25. Yang pertama di Malaysia, Intravascular Lithotripsy (IVL) untuk mengobati aterosklerosis kalsifikasi parah<br \/>\n26. Pertama di Asia yang memperkenalkan perawatan non-bedah baru untuk regurgitasi trikuspid menggunakan Sistem Katup Bikaval Tricvalve<br \/>\n27. Pertama di Malaysia \u2013 Lakukan prosedur elektrofisiologi kompleks menggunakan sistem Ensite X EP<br \/>\n28. Pertama di ASEAN \u2013 Memperkenalkan Sistem Cryoablation POLARx\u2122<br \/>\n29. Institusi Medis Pertama di Asia Tenggara yang merawat 100 pasien dengan Micra AV<br \/>\n30. Yang pertama di Malaysia memperkenalkan Melody TPV, prosedur baru untuk merawat pasien penyakit jantung bawaan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUALA LUMPUR, 2 November \u2013 Dalam upaya memperluas jangkauan pilihan pengobatan non-invasif, Institut Jantung Negara&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23005,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-23004","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headlines"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL - Radar Kotabumi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL - Radar Kotabumi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KUALA LUMPUR, 2 November \u2013 Dalam upaya memperluas jangkauan pilihan pengobatan non-invasif, Institut Jantung Negara...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Radar Kotabumi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-02T10:18:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/IMG-20221102-WA0069.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"406\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7\"},\"headline\":\"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL\",\"datePublished\":\"2022-11-02T10:18:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/\"},\"wordCount\":841,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/IMG-20221102-WA0069.jpg\",\"articleSection\":[\"Headline\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/\",\"name\":\"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL - Radar Kotabumi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/IMG-20221102-WA0069.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-02T10:18:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/IMG-20221102-WA0069.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/IMG-20221102-WA0069.jpg\",\"width\":720,\"height\":406},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/2022\\\/11\\\/02\\\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\",\"name\":\"Radar Kotabumi\",\"description\":\"Bersama Membangun Lampura\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#organization\",\"name\":\"Radar Kotabumi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/logo.png\",\"width\":208,\"height\":61,\"caption\":\"Radar Kotabumi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7\",\"name\":\"Redaksi\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/radarkotabumi.co.id\\\/read\\\/author\\\/fernando\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL - Radar Kotabumi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL - Radar Kotabumi","og_description":"KUALA LUMPUR, 2 November \u2013 Dalam upaya memperluas jangkauan pilihan pengobatan non-invasif, Institut Jantung Negara...","og_url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/","og_site_name":"Radar Kotabumi","article_published_time":"2022-11-02T10:18:43+00:00","og_image":[{"width":720,"height":406,"url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/IMG-20221102-WA0069.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/person\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7"},"headline":"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL","datePublished":"2022-11-02T10:18:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/"},"wordCount":841,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/IMG-20221102-WA0069.jpg","articleSection":["Headline"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/","name":"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL - Radar Kotabumi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/IMG-20221102-WA0069.jpg","datePublished":"2022-11-02T10:18:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/#primaryimage","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/IMG-20221102-WA0069.jpg","contentUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/IMG-20221102-WA0069.jpg","width":720,"height":406},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/2022\/11\/02\/ijn-memperkenalkan-prosedur-pengobatan-baru-pasien-penyakit-jantung-kongenital\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"IJN MEMPERKENALKAN PROSEDUR PENGOBATAN BARU PASIEN PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#website","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/","name":"Radar Kotabumi","description":"Bersama Membangun Lampura","publisher":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#organization","name":"Radar Kotabumi","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/logo.png","contentUrl":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/logo.png","width":208,"height":61,"caption":"Radar Kotabumi"},"image":{"@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/#\/schema\/person\/4ce38f2322afa55e7ced4575efdb81f7","name":"Redaksi","sameAs":["http:\/\/radarkotabumi.co.id"],"url":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/author\/fernando\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23004","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23004"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23004\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23006,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23004\/revisions\/23006"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23005"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23004"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23004"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkotabumi.co.id\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23004"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}