Menambah Ketaqwaan HIKMAH RAMADHAN

137

Oleh : Aipda.Husni Tamrin (Kapolsubsektor Sungkai Jaya, Polsek Sungkai Selatan)

Assalamualaikum wr.wb.

Ada banyak hikmah yang dapat dipetik dalam bulan Ramadhan. Itulah sebabnya, bulan suci Ramadhan sangat dinanti umat Islam.

Meskipun saat ini tengah berlangsung pandemi Coronavirus Disease 2019 (covid-19), namun hendaknya tetap melaksanakan ibadah dan mengambil kemuliaan bulan penuh berkah dan ampunan ALLAH SWT ini. Tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan sebagaimana yang diarahkan pemerintah.

Dari berbagai hikmah bulan suci Ramadhan, setidaknya ada tujuh yang dapat dirangkum. Yakni :

1. Menambah ketaqwaan
Puasa dimaknai untuk menambah ketakwaan kepada Allah SWT. Ibadah puasa di bulan Ramadhan dapat dijadikan ajang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Puasa juga menjadi sarana mengingat Allah melalui zikir yang dilantunkan kepada Allah.

2. Istikamah
Puasa Ramadhan juga merupakan latihan untuk menjadi istikamah atau tetap konsisten di jalan Allah.

3. Mencegah maksiat
Puasa dapat menjadi benteng bagi diri untuk mencegah melakukan perbuatan maksiat. Selama berpuasa, setiap orang diminta untuk menjaga hawa nafsu dan melindungi diri dari godaan setan.

4. Melatih kepedulian
Puasa melatih kepedulian kepada sesama manusia. Dengan merasakan lapar tidak makan seharian, diharapkan seseorang dapat berempati dan peka pada orang miskin yang kelaparan. Sehingga, dapat menumbuhkan rasa saling membantu

5. Mengontrol emosi
Puasa mesti dilakukan dengan banyak bersabar. Oleh karena itu, setiap orang diharapkan dapat mengontrol emosi dari berpuasa selama sebulan penuh.

6.. Qana’ah
Qanaah yaitu rela atau menerima takdir yang diberikan Allah. Dengan berpuasa muncul rasa syukur dan merasa cukup atas segala sesuatu yang diberikan Allah.

7. Sarana silahturahmi
Puasa Ramadhan juga ajang menjalin silaturahmi atau tali persaudaraan dengan keluarga, kerabat, dan teman, bahkan dengan orang-orang Muslim lainnya. Namun dengan situasi pandemi covid, silaturahmi harus tetap mentaati protokoler kesehatan. Wallahualambisawab

Wassalamu’alaikum wr.wb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here