BUKITKEMUNING – Aksi pencurian dengan kekerasan(curas) kembali terjadi. Aksi pencurian kali ini menimpa dua orang berstatus pelajar saat berteduh di SDN 02 Desa Dwikora Kecamatan Bukitkemuning, Lampung Utara(Lampura), Senin(6/6). Kedua korban adalah Aldo Agung Wijaya(16) dan Aden Irsu Ramadani(16) yang merupakan warga desa setempat.
Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail melalui Kapolsek Bukitkemuning Kompol Muhidin menjelaskan saat itu pukul 12.30 WIB, kedua korban berteduh di SDN 02 Desa Dwikora karena hari sedang hujan. Aldo Agung Wijaya memarkirkan sepeda motor Honda CBR 150 BE 2566 AAA, dan Aden Irsu Ramadani memarkir sepeda motor Honda Supra X 125 BE 3649 JB.
“Usai memarkir sepeda motor di Halaman sekolah, keduanya berteduh di dalam ruang kelas,”ujarnya.
Saat hujan mulai reda, lanjut Kapolsek, keduanya keluar dan melihat sepeda motor mereka sudah dibawa para pelaku yang berjumlah empat orang.
” Saat itu korban langsung berteriak minta pertolongan warga sambil melakukan pengejaran. Namun pengejaran terhenti karena salah satu pelaku mengacungkan senjata tajam jenis laduk kepada kedua korban,” imbuhnya.
Meski begitu, warga setempat terus melakukan pengejaran saat mendengar teriakan para korban. Bahkan, ada yang sempat melaporkan insiden itu ke Mapolsek Bukitkemuning untuk meminta bantuan pengejaran.
“Kita bersama warga dan korban terus melakukan pengejaran, meski sempat kehilangan jejak. Namun, informasi yang kita terima para tersangka sudah melintas di Dusun Talangparis, Kecamatan Abung Tinggi,”lanjut Kompol Muhidin.
Mendapati informasi itu, lanjut Kapolsek, dirinya bersama anggota yakni Panit 2 Aipda Lucky Atmaja, dan Bripka Mauludin serta kedua korban, menuju Dusun Talangparis, hingga dilakukan penyisiran sampai Dusun Talangbaru Desa Bumi Mandiri Kecamatan Abung Barat.
“Saat di Dusun Talangbaru, kedua korban melihat sepeda motornya sedang berhenti, di salah satu pangkalan bahan bakar kendaraan. Rupanya salah satu sepeda motor mereka kehabisan BBM,”jelasnya.
Tak menunggu lama, mobil yang ditumpangi Kapolsek bersama anggota langsung memepet para pelaku yang sedang berada di motor. Namun saat hendak turun dan pintu mobil dibuka oleh Aipda Lucky Atmaja, satu dari para pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan menembakkannya ke atas dan terjadi baku tembak antara para pelaku dengan polisi. Sehingga, dua pelaku berhasil dilumpuhkan dan dua orang berhasil kabur melarikan diri ke areal perkebunan warga.
“Dua tersangka yang berhasil dilumpuhkan yakni AB alias S(26) dan seorang lagi atas nama F alias P(19) sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap dan mengalami luka tembak pada dada kanannya. Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit daerah HM. Ryacudu Kotabumi,”jelasnya seraya menyebut keduanya merupakan warga Kampung Hajipemanggilan Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah.
Sedangkan dua tersangka yang berhasil kabur yakni berinisial J(30) dan A(28), kedua warga Desa Pajar Bulan Kecmatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah.
“Keduanya sudah ditetapkan sebagai DPO,”imbuhnya.


Sementara dua tersangka yang berhasil kita tangkap berserta empat unit sepeda motor yakni Sepeda Motor Honda CBR 150 warna Merah Hitam nopol BE 2566 AAA(milik korban), sepeda motor Honda Supra X 125 BE 3649 JB(milik korban).
“Serta satu unit sepeda motor Honda Kharisma warna hitam dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih merah diduga milik para tersangka sudah diamankan di Mapolres Lampung Utara, untuk diproses lebih lanjut,”pungkasnya.(rls/rid)






