Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Birokrasi · 12 Des 2022 17:04 WIB ·

Patuh Aturan 6 SKPD dan 6 Desa, Dapat Penghargaan


 Sekretaris Kabupaten Lampung Utara Hi. Lekok saat memberikan penghargaan kepada salah satu dinas yang patuh, kemarin(12/12). Foto Ria Radar Kotabumi ------ Perbesar

Sekretaris Kabupaten Lampung Utara Hi. Lekok saat memberikan penghargaan kepada salah satu dinas yang patuh, kemarin(12/12). Foto Ria Radar Kotabumi ------

KOTABUMI – Sebanyak enam Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) dan enam desa di Kabupaten Lampung Utara(Lampura) mendapat penghargaan dari Inspektorat Kabupaten setempat. Penghargaan diberikan untuk mereka yang dinyatakan patuh dan baik dalam mengelola penyelenggara urusan masing – masing.

“Dari 32 SKPD dan 232 Desa, ada enam SKPD dan enam Desa yang dapat penghargaan. Karena mereka Patuh dan baik dalam mengelola penyelenggaraan urusan instansinya masing-masing. Penghargaan langsung diberikan oleh Pak Sekda Hi. Lekok,”jelas Asisten I Pemkab Lampura Mankodri, kemarin(12/12).

Penghargaan, lanjut Mankodri, diberikan dalam rangka memperingati hari Anti Korupsi sedunia. Sebagai tindak lanjut tepat waktu hasil Pemeriksaan BPK ada enam SKPD yang menerima penghargaan yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(DPMPTSP), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata(Disporapar), Dinas Lingkungan Hidup(DLH), Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian.

Sementara untuk Desanya itu diantaranya ada dari Kecamatan Bukit Kemuning, Tanjung Raja dan Hulu Sungkai.

“Dengan adanya penghargaan ini tentunya memberikan motivasi dan menjadi cambuk untuk SKPD-SKPD dan Desa untuk berlomba-lomba patuh akan Administrasi dalam bentuk apapun, sehingga tidak ada lagi temuan BPK di Kabupaten Lampura, ” harapnya.

Dirinya menghimbau kepada seluruh SKPD yang belum menyelesaikan temuan BPK tahun 2021 agar dapat menyelesaikannya sesegera mungkin. Mengingat sebentar lagi akan menginjak tahun 2023.

“Sudah disampikan karena ada limit waktu yang diberikan BPK kepada kita. Untuk itu kepada Dinas yang belum menyelesaikan temuan agar sesegera mungkin menyelesaikannya,” himbau Mankodri.

Terpisah Inspektur Kabupaten M. Eriwnsyah melalui Kasubag Analisis dan Evaluasi Inspektorat Yuni Santoso menerangkan, penghargaan yang diberikan kepada SKPD dan Desa itu utuk mendorong perangkat daerah dan desa guna melakukan perbaikan tata kelola di penyelenggaraan urusannya masing-masing.

Desa fokus pada akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa dan SKPD penghargaan diberikan atas kepatuhan terhadap tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan. Baik itu hasil pemeriksaan BPK, Inspektorat maupun laporan hasil pemeriksaan internal.

“Kita melakukan penilaian opini untuk SKPD dan Desa agar memiliki daya dorong untuk mendapatkan penghargaan. Dengan begitu semua akan patuh dan tertib, sehingga ke depan tidak ada lagi temuan LHP BPK yang harus diselesaikan. Paling tidak minim jika kita belum bisa semuanya patuh,” pungkasnya. (ria/rid)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Idul Adha, Bupati Kurbankan 9 Ekor Sapi

25 Mei 2026 - 13:03 WIB

Alih Status Seluruh Dosen PPPK Menjadi PNS: Saatnya Negara Menghadirkan Keadilan

24 Mei 2026 - 11:24 WIB

Disperindag Bakal Adakan Pasar Murah Sebulan Sekali

21 Mei 2026 - 13:42 WIB

Buka OSN, O2SN dan FLS3N, Sukatno Harapkan Siswa Unggulan

21 Mei 2026 - 11:29 WIB

Serbu Di Pasar Sentral Ada Pasar Murah /// Hendri: Kita Tekan Inflasi

20 Mei 2026 - 18:02 WIB

4 Jurnalis Indonesia dan 1 Relawan Ditangkap Israel, Sekjen DPP PJS: Segera Bebaskan

19 Mei 2026 - 11:29 WIB

Trending di Headline