KOTABUMI-Kabar mengenai Megathrust salah satunya Provinsi Lampung yang berpotensi masuk dalam zona gempa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kolaborasi dengan Polres Lampung Utara (Lampura) dan telah melakukan berbagai langkah seperti diantaranya yakni, melakukan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat dan bahkan patroli rutin Polres serta koordinasi aktif dengan badan meteorologi, klimatologi, dan Geofisika(BMKG) Lampura.
Sekretaris Kabupaten(Sekkab) Lampura H. Lekok mengatakan, jika saat ini Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Polres kerap melakukan berbagai sosialisasi edukasi terkait bencana alam.”Bukan hanya terkait isu adanya gempa megathrust, edukasi terkait bencana seperti banjir dan angin kencang pun telah dilakukan agar pengetahuan masyarakat tentang antisipasi dan menolong diri sendiri pun diketahui oleh masyarakat,”jelas Lekok saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Senin(9/9).
Terkait gempa megathrust lanjut Lekok, tidak ada satu pun alat atau lembaga yang dapat memastikan kapan terjadinya gempa.
Namun semua atas hal prediksi dan masyarakat sifatnya waspada yakni mitigasi harus dilakukan.”Saya hanya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan informasi hoax dan lebih kepada informasi pasti dari pihak yang berkompeten,”pesannya.
Terpisah Kapolres Lampura AKBP Teddy Rachesna saat dihubungi Awak Media mengatakan, jika pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dan bahkan anggota pun siap 24 jam untuk membantu masyarakat.”Jauh tentang megathrust, kami juga telah melakukan dalam membantu pendistribusian air bersih di wilayah atau kepada masyarakat yang mengalami kekeringan membutuhkan air bersih,”papar dia.
Pihaknya diminta atau tidak diminta, lanjutnya, akan tetap membantu masyarakat dalam bentuk keamanan, sosial, kemanusiaan, dan lainnya.”Kita berdoa, semogga Kabupaten Lampura selalu aman, nyaman, dan jauh dari bencana,”kata dia.
Untuk diketahui, gempa Megathrust adalah fenomena yang terjadi di area pertemuan dua lempeng tektonik, di mana lempeng yang lebih berat menyelam di bawah lempeng yang lebih ringan. Zona ini dikenal dapat memicu gempa bumi besar yang berpotensi menyebabkan tsunami. Megathrust berbahaya karena dapat menyimpan energi dalam jumlah besar yang saat dilepaskan akan menghasilkan gempa bumi berkekuatan tinggi. Pergerakan lempeng di zona ini juga dapat memicu tsunami yang melaju cepat dan menghantam wilayah pesisir dengan sangat cepat. (ria)






