Menu ✖

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 31 Agu 2026 16:04 WIB ·

Pasca Kebakaran, Bupati Hamartoni Tinjau Lokasi Pelayanan RSUD Tetap Berjalan


 Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

KOTABUMI-Pasca terjadinya kebakaran dua gudang di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) H.M. Ryacudu Kotabumi,
Bupati Lampung Utara (Lampura) Hamartoni Ahadis meninjau secara langsung lokasi gudang yang terbakar.
Di lokasi Bupati Hamartoni melihat dari dekat apa-apa saja yang terbakar.”Ia kita ingin lihat langsung apa saja yang terbakar, Alhamdulillah api sudah padam.
Insyaallah kita akan siapkan berbagai regulasi terkait gedung-gedung yang terbakar,”tutur Hamartoni yang didampingi Direktur RSUD Ryacudu dr. Cholif Paku Alamsyah saat di wawancarai di lokasi ke Bakaran, Senin(31/8).

Bupati yang juga didampingi Sekda Intji, Kadinkes dr. Maya, Kadiskominfo Gunaido, Kadis Perkim Dirgantara dan Kadis Pemadam Kebakaran Khairul Anwar, meminta pihak Rumah Sakit melalui Bagian Aset untuk menghitung ulang barang-barang apa saja yang terdampak dari kebakaran.
Sejauh ini Pelayanan di RSUD Ryacudu tetap berjalan dengan lancar.”Alhamdulillah pelayanan kesehatan tetap berjalan, tidak mengganggu sama sekali.
Untuk aset kita minta di data kembali apa saja yang terbakar,”paparnya.

Di tempat yang sama Direktur RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi dr Cholif Paku Alamsyah menjelaskan, awal mula kebakaran Gudang terjadi sekitar pukul 19.20 WIB.
Gudang yang terbakar merupakan gudang penyimpanan barang-barang yang sudah tidak terpakai.
Seperti Alkes(Alkes), tabung, AC termasuk dokumen pasien yang sudah berusia 20 tahun ke atas.
Sebelumnya pihak RSUD sudah berupaya merapihkan dan mengidentifikasi serta membuat Rak agar dua gudang tersebut bisa tertata.
Setelah mendata dan menata pihaknya berencana akan melaporkan ke Bagian Aset untuk diajukan dilakukannya pemusnahan.
Mengingat barang-barang yang ada di dua gudang tersebut sudah tidak bisa diperbaiki dan di pakai kembali.”Sudah kami data, dan kami coba panggilkan tekhnisi khusus untuk memperbaiki aset-aset yang ada. Namun sudah tidak bisa diperbaiki dan di pakai. Kami lagi menata satu gudang, sisa satu gudang lagi tapi malah terkena musibah dan gudang terbakar.
Memang sebelumnya kami berencana setelah semua didata dan tertata kami ajukan untuk di musnahkan,”jelas dr. Cholif.

Sejauh ini juga tambah dr. Cholif, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.
Dan dari Pihak Kepolisian juga sangat membantu sejak kebakaran terjadi, begitu juga dengan Damkar yang langsung merespon cepat di bantu dengan Brimob dan TNI.
Sebelumnya memang ada beberapa Pasien yang langsung di Evakuasi saat kebakaran berlangsung, namun setelah api berhasil di jinakan, para Pasien sudah kembali ke ruangan dan pelayanan hari ini berjalan seperti biasanya.”Alhamdulillah gak ada kendala, pelayanan kita tetap berjalan seperti biasanya.
Semua kita serahkan kepada pihak yang berwajib terkait penyebab kebakaran sendiri,”pungkasnya.(ria)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Puji Hasil Olahan Segubal UMKM Diskop Lampura

29 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Dukung Pengawasan MBG, Ini Yang Dilakukan Dinkes

29 Oktober 2026 - 11:24 WIB

drg. Meri: Tumbuhkan Budaya Literasi Melalui Lomba Video Konten

29 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55

27 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Gubernur Kepri Jamu Peserta Rakernas III PJS di Batam

27 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Gubernur Kepri Jamu Peserta Rakernas III PJS di Batam

26 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Trending di Headline