Menu ✖

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 9 Okt 2026 13:09 WIB ·

2026 Jumlah Koperasi Aktif Meningkat /// Lapangan Pekerjaan Baru Terbuka


 2026 Jumlah Koperasi Aktif Meningkat /// Lapangan Pekerjaan Baru Terbuka Perbesar

KOTABUMI-Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) khususnya dalam hal ini Bupati Hamartoni dan Wakilnya Romli sangat Berkonsentrasi terhadap perkembangan Koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten setempat.
Melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Transmigrasi Lampura terus melakukan Pembinaan terhadap Koperasi-Koperasi aktif.
Tahun 2026 ini Jumlah Koperasi Aktif di Lampura terus mengalami penambahan, di tambah seiring berjalannya dengan tumbuhnya Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih(KDKMP).
Plt. Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Transmigrasi Lampura Meity Zahara, SE,.MM., menjelaskan, jumlah koperasi aktif di Kabupaten Lampura saat ini berjumlah 438 Koperasi.
438 Koperasi aktif ini termasuk KDKMP dan di data melalui Online data sistem mandiri.”Koperasi aktif kita ada 438 itu digabung dengan KDKMP. Kalau koperasi mandiri kita ada 189, naik dibanding tahun lalu sebanyak 176 koperasi.
Jumlah ini juga dipastikan akan terus bertambah saat KDKMP nanti beroperasi,”tutur Meity Zahara didampingi Kabid Koperasi Devi Susanti, Jumat(9/10).

Tak hanya KDKMP yang mampu menaikan jumlah Koperasi aktif lanjut Meity yang juga didampingi Kasi Pengembangan Kelembagaan dan Perizinan Koperasi Andre Achmad, dari program MBG(Makan Bergizi Gratis) juga jumlah Koperasi aktif bisa bertambah.
Dengan semakin bertambahnya Koperasi aktif ini mampu membuka Lapangan Pekerjaan Baru bagi para Remaja.”Jajaran Pemkab Lampura khususnya Pak Bupati dan Pak Wakil sangat Berkonsentrasi terhadap Koperasi-Koperasi yang ada di Lampung Utara.
Apalagi untuk meningkatkan roda perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi para Remaja,”ucapnya.

Dinas Koperasi sejauh ini masih Meity, hanya melakukan pembinaan dan Pengawasan di lapangan terkait koperasi -koperasi aktif yang ada.
Aktif atau vakumnya sebuah Koperasi itu bisa dilihat dari Laporan Rapat Akhir Tahun(RAT) yang dilaksanakan setiap tahun.
Jadi jika selama waktu dua tahun Koperasi tersebut tidak melaksanakan RAT maka otomatis Koperasi tersebut dinyatakan Vakum.”Koperasi ini sendiri dapat meningkatkan perekonomian dan menurunkan tingkat pengangguran terbuka, dari Koperasi itu kita bisa merekrut Masyarakat Lampura.
Jadi anak-anak yang masih mudah diharapkan memiliki jiwa koperasi, apalagi ditengah berdirinya KDKMP,”paparnya.

Pihaknya juga sering turun ke bawah untuk melakukan Pembinaan dan menekankan akan pentingnya RAT di setiap Koperasi.”Kita sering turun, kita beri pembinaan, kita cek struktur apakah ada perubahan. Lalu RAT nya, karena dengan adanya Koperasi ini sendiri sangat membantu Masyarakat,”pungkasnya.(ria)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terima Sanksi Tegas, Qomaruddin: IS Sudah Diberhentikan

6 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Gelar Manakib Kubro, Ponpes Walisongo Bagikan Sedekah

4 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Per 1 Januari 2026 Sertifikasi Sudah Diambil Alih Pusat

1 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Persiapkan Pemimpin Bangsa Berakhlakul Karimah ///Walisongo Dirikan Arriyadl Global Islamic School

1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme, Disdik Gelar Diklat Berjenjang PAUD

1 Oktober 2026 - 13:17 WIB

234 Atlet Dipersiapkan Ikut Porprov

29 September 2026 - 09:23 WIB

Trending di Headline