Menu ✖

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 13 Jan 2021 21:59 WIB ·

Aliansi Umat Islam Lampura Geruduk DPRD Sampaikan Aspirasi Terkait Stigma Negatif Ulama


 Caption foto : Aliansi Umat Islam Lampung Utara (Lampura) Anti Kezaliman saat
berada digedung DPRD Lampura Perbesar

Caption foto : Aliansi Umat Islam Lampung Utara (Lampura) Anti Kezaliman saat berada digedung DPRD Lampura

KOTABUMI— Aliansi Umat Islam Lampung Utara (Lampura) Anti Kezaliman , datangi
DPRD setempat, Rabu (13/1). Aliansi yang terdiri dari alim ulama, majelis taklim,
organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan serta mahasiswa itu, dimaksudkan
untuk menyampaikan aspirasi terkait adanya dugaan kondisi di Negara Indonesia
yang menjurus pada stigma negatif disertai diskriminasi beragam kegiatan
keagamaan. Kedatangan mereka diterima langsung oleh ketua DPRD Lampura,
Romli, Wakil Ketua I Madri Daud; Wakil Ketua II Dedi Sumirat, Ketua Komisi IV Arnold
Alam, dan Herwan Mega anggota legislatif.

Dalam kesempatan itu, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Lampura, Hj.
Mery, menyampaikan, banyak peristiwa belakangan ini yang menjurus pada
konspirasi dan kriminalisasi ulama, diskriminasi penegakan supremasi hukum, serta
stigma negatif terhadap beragam kegiatan keagamaan.

“Mencermati berbagai peristiwa yang antiklimaks hingga jatuhnya korban, baik itu
kasus penahanan yang menimpa Imam Besar Habib Rizieq Syihab (IB HRS) dan
berujung adanya penembakan terhadap enam orang mujahid pendamping IB HRS
hingga tewas tanpa adanya penanganan tuntas dari pihak aparatur penegak hukum,”
tegas Hj. Mery.

Menurut Mery, peristiwa itu patut diduga, merupakan upaya kriminalisasi ulama,
khususnya terhadap IB HRS beserta pengikutnya, serta terindikasi kuat telah terjadi
pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat (Extra Judicial Killing) atas gugurnya
enam mujahid laskar pemgawalan IB HRS.
“Karenanya kami berharap agar para wakil rakyat yang ada di DPRD Lampra dapat
turut serta mengawasi dan menyampaikan aspirasi kami hingga sampai kepada
Presiden Joko Widodo,” tegas Mery.

Menanggapi itu, Ketua DPRD Kab. Lampura, Romli, menyatakan, pihaknya sepakat
agar ada pengusutan tuntas atas tewasnya enam mujahid pengawal IB HRS serta
aspirasi lainnya yang disampaikan Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman.
“Saya sangat sepakat untuk menyampaikan aspirasi ini hingga di tingkatan tertinggi.
Namun, sebagai bagian dari pemerintah, kami selaku legislatif memiliki sistem yang
terbatas,” ucap Romli.
Meski demikian, Romli menegaskan apapun alasannya, tidak dapat dibenarkan
peristiwa penembakan yang menewaskan enam mujahid pengawal IB HRS. (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Disperindag Hadirkan Pasar Murah, Gandeng Perushaan

24 September 2026 - 13:25 WIB

Disbunak Vaksinasi Rabies Ratusan Hewan

23 September 2026 - 11:59 WIB

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Layanan, Disperpusip Gelar Sosialisasi

23 September 2026 - 10:49 WIB

Ada Sembako Murah di TOS, Ini Jadwalnya

22 September 2026 - 21:19 WIB

Rakernas Dijadwalkan 4–5 November 2026, Panitia Mulai Mematangkan Teknis dan Kesiapan Pelaksanaan

22 September 2026 - 20:33 WIB

Jabat Kepsek SMAN 3 Kotabumi, Ini Target Indah

21 September 2026 - 14:34 WIB

Trending di Beranda