KOTABUMI-Dalam rangka memperingati Word Rabies Day, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) melakukan Vaksinasi Gratis Ratusan HPR(Hewan Pembawa Rabies).
Sekretaris Disbunak Lampura Ria Yuliza mewakili PLT. Kadisbunak Maryadi Muchtar menjelaskan, Kabupaten Lampura memiliki 23 Dokter hewan dan ditargetkan Lampura bisa bebas dari Rabies. Vaksinasi Rabies sendiri, tidak hanya dilakukan di kantor Disbunak saja, namun pihaknya juga memiliki Puskeswan di Kecamatan.
Sehingga Pemilik HPR yang berada jauh bisa melakukan Vaksinasi HPR di Puskeswan.”Hari ini ada sekitar 150 lebih Hewan Pembawa Rabies seperti Anjing, Kucing dan Kera yang melakukan Vaksinasi.Target Provinsi 350 HPR di Vaksinasi. Namun karena yang hadir baru separuh sisanya kita adakan di Puskeswan. Dengan target kita Lampung Utara bebas dari Rabies,”ucap Ria Yuliza usai mendampingi pelaksanaan Vaksinasi HPR, Rabu(23/9).
Di Kabupaten Lampura lanjut Ria, jumlah Populasi Hewan kesayangan tercatat saat ini ada 6000 Lebih.
Meski presentase Vaksinasi sangat kecil, namun Pihaknya terus melakukan Edukasi melalui dokter-dokter hewan yang ada di Kecamatan, sehingga si Pemilik hewan kesayangan bisa melakukan Vaksinasi secara mandiri.”Kita dari Pemkab Lampura melalui Disbunak terus berupaya agar HPR-HPR bisa mendapat Vaksinasi Gratis.
Namun si pemilik juga harus mencegah sejak dini dengan melakukan Vaksinasi secara mandiri ke dokter-dokter hewan yang ada di Kecamatan masing-masing,”himbaunya.
Ditempat yang sama Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet drh. Anwar Bahri menjelaskan, Provinsi Lampung menargetkan 5000 Dosis Vaksinasi HPR di sebar di seluruh wilayah Lampung.
Kabupaten Lampura mendapat jatah 350 Dosis, dengan sasaran HPR Kera, Kucing dan Anjing. Di Provinsi Lampung juga, banyak Klinik-klinik dan dokter hewan yang melakukan Vaksinasi Gratis. Mengingat bulan lagi Rabies ada di bulan Agustus dan September.”Ini serempak di adakan di seluruh Indonesia. Sasaran Kita HPR ada anjing, kera, monyet dan kucing,”jelasnya.
Rabies lanjut Anwar, adalah Penyakit yang tidak dapat disembuhkan secara langsung ketika sudah terinfeksi.
Untuk itu Kecepatan melakukan Vaksinasi HPR juga harus dilakukan. Dan kepada Manusia yang sudah tergigit HPR segera lakukan tindakan awal yakni mencuci bagian tempat gigitan HPR dengan air mengalir menggunakan sabun selama 5 menit.
Kemudian berikan Obat Betadine dan segera datangi layanan kesehatan untuk meminta Vaksin anti Rabies.
Karena jika tidak cepat dilakukan tindakan vaksinasi dan masuk ke tubuh manusia maka akan fatal.”Di Provinsi Lampung ada beberapa Kabupaten yang terpantau masih Positif Rabies.
Namun setelah di cek di manusianya ternyata Negatif, mudah-mudahan tahun 2030 target seluruh wilayah bebas dari Rabies dapat tercapai. Ingat tidak semua manusia yang di gigit hewan HPR itu Rabies, untuk Lampura masih Endemis saat ini,”pungkasnya.(ria)






