KOTABUMI-Pondok Pesantren Walisongo menggelar Manakib Kubro Zikir Bersama Ribuan Masyarakat dari berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) maupun luar Lampura.
Pimpinan Pondok Pesantren Walisongo Drs. H. M. Nurullah Qomaruddin, AS., M.H., menjelaskan, Manakib Kubro dan Zikir bersama ini di laksanakan untuk memanjatkan doa selamat, kemakmuran dan kesejahteraan untuk Masyarakat Lampura.
Zikir bersama ini di pimpin langsung oleh KH. Taufiqurrahman Muzzaki dan Nyai Luthfi Helmiyatin S.Pd.I dari Jember Jawa Timur.”Jamaahnya Se Lampung Utara dari luar Kabupaten kita juga boleh datang.
Untuk undangan kita sekitar 3000-4000 jamaah. Semua kita persiapkan makan secara gratis,”tutur Qomaruddin, Minggu(4/10) malam.
Selain menggelar Manakib Kubro Zikir Bersama lanjut Qomaruddin, pihaknya akan membagikan 300 Paket sembako bersama uang santunan kepada orang-orang yang tidak mampu.”Doa bersama ini untuk keselamatan nusa bangsa dan negara juga keselamatan bersama, agar dihindari dari balak dan berbagai musibah Khusus untuk Lampung Utara agar aman damai dan sejahtera,”papaprnya.
Ditempat yang sama Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis mengatakan, malam ini adalah malam yang indah. Bukan hanya karena dipertemukan dalam sebuah majelis ilmu, tetapi karena pada malam ini dipertemukan oleh pengajian dzikir, disatukan oleh silaturahmi, dan didekatkan oleh rasa syukur kepada Allah SWT.”Ada dzikir yang kita lantunkan. Ada manaqib yang kita dengarkan. Ada ilmu yang kita renungkan. Dan ada rasa syukur yang kita panjatkan. Semua itu menjadi satu rangkaian yang mengajarkan kepada kita bahwa hidup akan terasa indah ketika ilmu, ibadah, silaturahmi dan rasa syukur berjalan beriringan,”ucapnya.
Melalui lantunan dzikir, doa, serta pembacaan manaqib para wali Allah tambah Hamartoni, kembali diingatkan pada jejak kehidupan para ulama dan auliya yang telah mewariskan keteladanan tentang keikhlasan dalam beribadah, kesederhanaan dalam menjalani kehidupan, kesabaran dalam menghadapi ujian.
Serta ketulusan dalam mengabdi kepada Allah SWT. dan kepada sesama.”Karena itu, Manaqib Kubro dan Dzikir Akbar seperti yang kita laksanakan pada malam hari ini, bukan hanya menjadi sarana untuk memperkuat iman dan ketakwaan.
Tetapi juga menjadi ruang untuk menyucikan hati, mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh tali silaturahmi, serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat,”pungkasnya.(ria)






