Menu ✖

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 13 Okt 2026 15:19 WIB ·

Gali Sumber Ekonomi, Ketahanan Pangan Gandeng Kelompok Wanita Tani


 Gali Sumber Ekonomi, Ketahanan Pangan Gandeng Kelompok Wanita Tani Perbesar

KOTABUMI-Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terus berbenah.
Dalam upaya meningkatkan penganekaragaman Pangan dam Pemanfaatan Potensi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal, Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal Berbasis Non Beras dengan melibatkan peserta ibu-ibu dari kelompok wanita tani.
Kegiatan yang digelar di SMKN 1 Abung Selatan itu melibatkan Ibu-ibu dari 5 Kecamatan yang ada di Lampura.”Kegiatan ini selain bertujuan untuk mengembangkan produk pangan sebagai bagian dari penganekaragaman dan ketahanan pangan keluarga.
Diharapkan juga dapat menjadi sumber pendapatan dan penggerak ekonomi di masyarakat,”ucap Sekretaris Ketahanan Pangan Indralina yang diwakili Kabid Distribusi Pangan Yudhi Bachtiar, Selasa(13/10).

Selain untuk ketahan Pangan lanjut Yudhi yang juga Ketua Pelaksana Kegiatan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para kaum hawa terutama untuk menggali sumber ekonomi Keluarga/Masyarakat.
Mengingat Kabupaten Lampura memiliki berbagai potensi pangan lokal yang sangat beragam.
Selain beras, ada juga berbagai komoditas seperti singkong, ubi, jagung, pisang, dan berbagai hasil pertanian lainnya yang dapat diolah menjadi produk pangan yang bernilai tambah.”Potensi ini harus kita dorong agar tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk bahan mentah.
Tetapi dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang lebih menarik, lebih tahan simpan, memiliki kualitas yang baik, serta mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi,”paparnya.

Melalui pelatihan ini tambah Yudhi, pihaknya ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta agar mampu mengolah bahan pangan lokal nonberas menjadi berbagai produk pangan yang aman, bermutu, bergizi, memiliki cita rasa yang baik, serta mempunyai peluang untuk dikembangkan menjadi usaha ekonomi produktif.”Kita harapkan ibu-ibu ini mampu menerapkannya setelah kembali ke lingkungan masing-masing.
Serta dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang produktif, baik untuk kebutuhan keluarga maupun sebagai peluang usaha.
Sehingga pangan lokal tidak hanya menjadi bagian dari ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan dan penggerak ekonomi masyarakat,”pungkasnya.

Kegiatan dihadiri juga oleh Kabid Keamanan Pangan Budhoiri Usman serta melibatkan DWP unsur pelaksana Dinas Ketahanan Pangan yang di hadiri langsung oleh Erfinche SE MM selaku Ketua DWP DKP beserta jajaran pengurus.(ria)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

9 PTP Lulus Selter dan 1 Kadis Definitif Dilantik

12 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Disperpusip Persiapkan Jutaan Rupiah Untuk Juara Lomba Bertutur

12 Oktober 2026 - 13:18 WIB

2026 Jumlah Koperasi Aktif Meningkat /// Lapangan Pekerjaan Baru Terbuka

9 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Terima Sanksi Tegas, Qomaruddin: IS Sudah Diberhentikan

6 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Gelar Manakib Kubro, Ponpes Walisongo Bagikan Sedekah

4 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Per 1 Januari 2026 Sertifikasi Sudah Diambil Alih Pusat

1 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Trending di Headline