Menu ✖

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 22 Okt 2026 14:51 WIB ·

Jaga Keutuhan Umat Beragama Bidang Ekososbud Gelar Diskusi Bersama


 Jaga Keutuhan Umat Beragama Bidang Ekososbud Gelar Diskusi Bersama Perbesar

KOTABUMI-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(Kesbangpol) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) melalui Bidang Ekonomi Sosial Budaya, Agama dan Organisasi Masyarakat menggelar Rapat Fasilitasi Kerukunan Umat Beragama dan Penghayatan Kepercayaan di Daerah.
Kabid Ekososbud, Agama dan Organisasi Masyarakat Antoni Effendi SH.M.M., menjelaskan, di tingkat daerah, kerukunan adalah fondasi utama dari seluruh roda pembangunan.
Tidak akan pernah ada kesejahteraan, tidak akan pernah ada kemajuan ekonomi, jika stabilitas sosial rapuh karena ego sektoral atau ketidakmampuan dalam menerima perbedaan.
Oleh karena itu, melalui Bidang ketahanan Ekonomi sosial budaya Agama Dan Ormas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Utara berkomitmen penuh untuk memfasilitasi ruang dialog yang inklusif.”Kita ingin memastikan bahwa seluruh warga negara, tanpa terkecuali. Baik umat beragama maupun saudara-saudara kita dari Penghayat Kepercayaan, mendapatkan hak sipil, perlindungan, dan ruang ekspresi budaya serta spiritual yang setara sesuai amanat konstitusi,”papar Antoni Effendi.

Dalam Diskusi bersama ini lanjut Antoni, ada tiga Pilar yang harus ditekankan yakni mulai dari mengoptimalkan Deteksi Dini dan Pencegahan Konflik.
Dengan meminta FKUB, Tim PAKEM, Kesbangpol, dan seluruh elemen tokoh masyarakat untuk memperkuat sinergi di akar rumput.
Jangan biarkan riak-riak kecil atau kesalahpahaman terkait pendirian rumah ibadah dan pelaksanaan ritual adat/keagamaan membesar menjadi konflik. Kedepankan musyawarah mufakat.
Kemudian Implementasi Nyata Moderasi Beragama yakni berkomitmen kebangsaan, toleransi, rasa kemanusiaan, dan sikap akomodatif terhadap budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya Penuhi Hak Sipil secara Humanis yakni memastikan pelayanan administrasi kependudukan dan fasilitas pemakaman bagi saudara-saudara penghayat kepercayaan dapat berjalan dengan baik di lapangan, tanpa adanya diskriminasi atau hambatan birokrasi.”Rapat hari ini bukan sekadar formalitas seremonial. Ini adalah ruang bagi kita untuk menyamakan persepsi, merumuskan rencana aksi konkret, dan merajut kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang akibat dinamika sosial politik,”pungkasnya.

Hadir dalam Diskusi bersama itu Kepala Kesbangpol Lampura Iwan Purnama, perwakilan dari Umat Hindu, Budha, Katolik, Forum Komunikasi Umat Beragama(FKUB), HKBP, PMII, PCNU, Pengurus Daerah Muhammadiyah(PDM), PD Aisiyah, MUI, Kemenag, Muslimah dan IPQOH.(ria).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Juara Lomba Bertutur Bawa Pulang Jutaan Rupiah

22 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Lahirkan Generasi Berbudaya, Perpustkaan Gelar Lomba Bertutur

21 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Diundang Buka Rakernas III PJS di Batam

14 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Gali Sumber Ekonomi, Ketahanan Pangan Gandeng Kelompok Wanita Tani

13 Oktober 2026 - 15:19 WIB

9 PTP Lulus Selter dan 1 Kadis Definitif Dilantik

12 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Disperpusip Persiapkan Jutaan Rupiah Untuk Juara Lomba Bertutur

12 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Trending di Headline