KOTABUMI–Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Utara (Amal-LU), berunjuk rasa di kantor Pemkab setempat,Rabu (30/5).
Aksi unjuk rasa ini dalam rangka menyikapi sejumlah persoalan yang terjadi, baik stabilitas roda pemerintahan maupun stabilitas keuangan di Lampura. Namun sayang, kedatang para pengunjuk rasa terkesan ‘dicueki’. Sebab tak satupun pejabat Pemkab yang menemui mereka.
Ada sejumlah poin dan tuntutan yang dituangkan dalam pernyataan sikap Amal-LU, yakni mengenai roling jabatan beberapa waktu lalu terindikasi menyebabkan lumpuhnya pelayanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Poin selanjutnya, upaya pemaksaan urusan pelelangan pekerjaan pembangunan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR), karena kondisi keuangan Lampura yang saat ini dianggap cukup rapuh dalam menyelesaikan masalah tunggakan keuangan di tahun 2017.(rid).
Selengkapnya, baca edisi cetak 31 Mei 2018






