KOTABUMI—Ratusan tenaga honorer di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang tergabung dalam Forum Honerer Katagori Dua Indonesia (FHK2I) menggelar aksi damai di halaman kantor DPRD Lampura, Selasa (25/9).
Setidaknya sekitar 200 orang tenaga honorer K2 yang berasal dari berbagai daerah di kabupaten setempat hadir menyampaikan aspirasinya. Sebelumnya peserta aksi melakukan dzikir dan Do’a bersama di halaman Islamic Center Lampura. Kemudian mereka long marc menuju kantor DPRD Lampura, yang berjarak sekitar 500 meter dari Islamic Center.
Ketua FHK2I Lampura Denti Sriwati S.Pd mengatakan, kehadiran mereka ketempat itu ingin meminta pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) katagori Umum, agar sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-Rb) Nomor 36 tentang kebutuhan PNS dan pelaksanaan seleksi CPNS 2018. Ia juga berharap pelaksanaan tes CPNS tersebut dapat ditunda. Dengan kata lain, pemerintah mestinya mendahulukan tenaga honorer yang telah lama mengabdikan dirinya dari pada harus merekrut CPNS dari umum.
“Kami berharap Bupati Lampura Agung Ilmu Mangku Negara dan Ketua DPRD Rahmat Hartono bisa membuat surat penolakan tes CPNS umum sebelum K2 diselesaikan menjadi PNS tanpa batasan usia yang ditujukan kepada Presiden dan Kemenpan RB,” ujarnya.(fer/ria/her)
Selengkapnya, baca edisi cetak 26 September 2018






