APBDP Lampura Naik Rp 101 Miliar

65
Foto RNN Caption : Yuzar, Assisten I sekretariat Pemkab Lampura, menyerahkan Rancangan APBDP 2018 untuk dilakukan pembahasan kepada Wakil Ketua DPRD Lampura Nurdin Habim, dalam rapat paripurna, Rabu (26/9).

KOTABUMI–Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan(APBDP) Lampung Utara(Lampura) tahun 2018, diasumsikan mengalami kenaikan sebesar Rp.101 Miliar. Dimana, sebelumnya dianggarkan sebesar Rp1,8 Triliun, dalam APBDP diperkirakan akan mencapai Rp1,9 Triliun lebih.”Total RAPBDP tahun 2018 diasumsikan mengalami kenaikan sebesar Rp101 Miliar.

Jika total APBD 2018 sebesar Rp1.897.967.275.936, maka total RAPBDP kali ini mencapai Rp1.999.667.666.846,”terang Asisten I Pemkab Lampura Yuzar, mewakili bupati Agung Ilmu Mangkunegara, dalam penyampaian nota keuangan APBDPdi sidang paripurna, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (26/9).

Yuzar menjelaskan, target pendapatan sebesar Rp1,9 Triliun, dalam Rancangan APBDP itu berasal dari beberapa sumber, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Lain-lain pendapatan yang sah.

Disebutkan, PAD diasumsikan yang awalnya hanya sebesar Rp133.231.503.583 dalam APBD 2018, kini mengalami kenaikan menjadi Rp204.548.662.988, pada Rancangan APBDP. Namun, untuk dana perimbangan mengalami penurunan dari Rp1.323.932.496. 797, menjadi Rp1.301.815.728.302. ”Sementara lain – lain pendapatan asli daerah yang sah naik dari Rp 440.803.275.556 menjadi Rp 493.303.275.556,” ujarnya.

Ditambahkan, dalam RAPBDP anggaran belanja daerah Lampura direncanakan sebesar Rp1.949.407.848.059. Belanja daerah ini terdiri dari dua kelompok belanja. Yakni belanja tidak langsung dan belanja langsung.”Belanja tidak langsung Lampura mencapai Rp1,026 Triliun, sedang anggaran belanja langsungnya mencapai Rp922 Miliar,” kata Yuzar.(her/rid)

Selengkapnya, baca edisi cetak 27 September 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here