Kotabumi Dikepung Banjir Pemkab Siapkan Dapur Umum, dan Tenda Darurat

97
Foto Caption Caption 1 : Warga tengah mengevakuasi barang atau perabotan rumah tangga keatas sebuah truk. Caption 2 : Air yang merendam ratusan rumah warga di kelurahan Kotaalam, Kotabumi Pasar dan Kotabumi Udik Caption 3 : SMAN 3 Kotabumi juga tidak luput dari banjir yang terjadi kali ini.

KOTABUMI—Meluapnya empat sungai diwilayah Lampung Utara(Lampura) menyebabkan wilayah Kotabumi dan sekitarnya terendam banjir. Keempat sungai dimaksud adalah, sungai Wayrarem, Waysesah, Wayabung dan Wayumban. Ratusan rumah warga, utamanya yang berada di bantaran sungai tersebut terendam banjir hingga ketinggian satu setengah meter.

Tidak hanya itu, sejumlah sarana pendidikan juga terendam banjir. Seperti SMAN 3, dan SMAN 4 Kotabumi, MTS 1 Kotabumi, dan SMPN 2 Kotabumi. Demikian, pula puluhan hektar lahan pertanian seperti sawah dan kebun singkong milik warga juga tidak luput dari bencana tahunan tersebut.

Hingga pukul 18.00 WIB, Minggu (17/2), debit air masih terus meningkat. Diperkirakan, banjir akan terus meluas terlebih jika hujan kembali turun di bagian hulu keempat sungai tersebut.

 Kondisi terparah bagi pemukiman warga terjadi di seputaran kali pasir kelurahan Kotabumi Udik, dan Tanah Miring, kelurahan Kotaalam. Setidaknya 174 rumah di kelurahan Kotabumi Udik, dan 115 rumah di kelurahan Kotaalam terendam banjir.

Sehingga warga dimaksud harus menumpang sementara di kediaman tetangga atau kerabat yang tidak terkena dampak banjir. Warga juga harus berjibaku, untuk mengevakuasi perabotan rumah tangga dari kediaman mereka, ketempat yang tidak terkena banjir.

Akibat banjir, akses jalan menuju kecamatan Muara Sungkai juga terputus. Begitu juga di Desa Banjar Agung, kecamatan Abung Timur. Jalan Sersan Laba Gole tepatnya didekat jembatan Kompi, lama juga tidak dapat dilalui kendaraan.

Begitu juga di Jembatan yang berada dikomplek perumahan Kutoalam Permai menuju arah Dinas Perhubungan. Akibatnya warga disana yang ingin menuju kota Kotabumi, harus memutar arah melalui Jalan Soekarno-Hatta.

Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Lampura, debit air terus mengalami peningkatan. Jika ini terus berlangsung maka wilayah terdampak banjir akan semakin meluas.

Meri Edialis, Kabid Darlog (Darurat dan Logistik) BPBD Lampura, menuturkan catatan sementara diketahui setidaknya sebanyak 395 rumah terendam banjir. Ini untuk wilayah Kotabumi dan sekitarnya saja. Yakni di Kelurahan Kotabumi Udik, Kotaalam, Kotabumi Pasar dan kelurahan Cempedak.(her/rid)

Selengkapnya, baca edisi cetak 18 Februari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here