KOTABUMI — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) beserta unsur Forkompimda setempat, meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Kamis (21/02).
Peresmian rumah pintar ini seharusnya dilakukan pada Januari 2019 lalu, rencananya akan berbarengan dengan peresmian hibah kantor KPUD Lampura oleh Pemerintah Kabupaten setempat, namun terkendala di kelengkapan dokumen, sehingga baru dapat diresmikan pada hari ini, ujarnya.
Dalam sambutannya Ketua KPU Lampura H. Marthon berharap, pelaksanaan pemilu serentak di tahun ini, yang khususnya akan dilaksanakan di Lampura dengan harapan dapat berjalan tertib dan lancar, serta mampu berintegritas.
Selain itu, Marthon juga mengatakan bahwasanya “Rumah pintar ini sejatinya mesti mampu menyalurkan informasi, sekaligus memberikan pengetahuan mengenai pemilihan umum, sehingga masyarakat dapat memperoleh data-data yang diperlukan mengenai Pemilu itu sendiri,” ucapnya.
Di kesempatan lain, anggota KPU Provinsi Lampung, M. Tyo Aliansyah mengatakan, hari ini akan diresmikan rumah pintar pemilu, yang dilaksanakan oleh KPU RI, namun ini juga tergantung kepada kesiapan masing-masing KPUD dan bantuan Pemda setempat , saat ini sedang dilangsungkan persiapan logistik, dengan harapan rumah pintar ini, bisa menjadi salah satu sarana tempat bagi masyarakat mendapatkan informasi serta menambah pengetahuan.
“Rumah pintar pemilu dapat digunakan sebagai ajang berdiskusi, tentang segala hal mengenai Pemilu dan demokrasi, bukan cuma sebagai merk saja, yang tiada gunanya dalam menyampaikan informasi mengenai Pemilu,” ujarnya.
Iya juga menambahkan KPUD Kota Bandarlampung layak untuk dijadikan pecontohan, karena semua pendidikan serta informasi bisa di akses oleh semua kalangan, mulai dari taman kanak-kanak hingga tingkat perguruan tinggi, sudah disediakan wadah mengenai pengetahuan demokrasi, agar menambah wawasan kaum muda kita di erha milenial seperti saat ini.
Ditempat yang sama, Ir. H. Wahab, selaku Kepala Dinas (Kadis) Pemerintahan Desa, mewakili Bupati Lampura H. Agung Ilmu Mangkunegar lewat sambutannya mengatakan, rumah pintar pemilu sudah semestinya dapat memberikan pengetahuan dan menyediakan informasi kepada masyarakat.
“Kehidupan demokrasi harus terus berjalan, karena dari sinilah kita mulai diharuskan belajar banyak hal, selain itu melalui sarana ini juga, diharapakan tersedia banyak wawasan baru , mulai dari sejarah demokrasi, pengetahuan mengenai Komisi pemilihan umum, sampai pada bagaimana proses pelaksanaan pemilu agar dapat berjalan aman, tenteram dan damai di Kabupaten Lampura,” ujarnya. (Cw9)






