Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 1 Mar 2019 11:42 WIB ·

Mengidap Tumor Intraabdomen, Muttaqi Butuh Uluran Tangan


 Mengidap Tumor Intraabdomen, Muttaqi Butuh Uluran Tangan Perbesar

KOTABUMI — Miris, melihat kondisi tubuh yang dialami oleh Muttaqi Ghani Ramadhan, bayi berusia 8 (Delapan) bulan, buah hati dari Pasangan Suami Istri (Pasutri,Red) Hendri Ependi (34) dan Ernalia (34) warga Desa Peraduan Waras, RT V / RW I Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara (Lampura), pasalnya bayi malang tersebut diketahui mengidap penyakit Tumor Intraabdomen (Tumor Perut,Red) yang terdapat di Ginjal sebelah kiri sejak dirinya berusia 4 bulan.

Saat di konfirmasi Radar Kotabumi di kediamannya Ernalia yang didampingi  oleh Hendri Efendi selaku orangtua Muttaqi mengatakan, dirinya baru mengetahui bahwa terdapat kelainan pada perut bawah bagian samping kiri anak kesayangannya tersebut, tepatnya pada Nopember 2018 silam, pada saat  dirinya sedang memandikan Muttaqi.

Namun pada saat memandikan anak bungsu dari tiga bersaudara tersebut, perut bawah bagian samping kiri Muttaqi tampak mengeras, berbeda dengan bagian tubuh lainnya. Mendapati kejanggalan di perut Muttaqi, dirinya segera memberitahukan kepada ayahnya (Hendri Efendi,Red) oleh pihak keluarga, Muttaqi di obati secara Alternatif. Setelah beberapa bulan di obati secara Alternatif ternyata kondisi tubuh anak kesayangannya tersebut tidak kunjung membaik, bahkan perut Muttaqi semakin hari semakin membesar, ujarnya kemarin Kamis ,(28/2) sekira pukul 10.30 WIB.

Dikatakannya, karena khawatir dengan kondisi kesehatan anaknya yang semakin memprihatinkan, akhirnya oleh pihak keluarga, Muttaqi di bawa menuju  Rumah Sakit Daerah (RSD) Mayjend HM Ryacudu Kotabumi untuk menjalani perawatan secara medis pada Minggu 17 Februari 2019 lalu. Keesokan harinya, oleh Dr Horizon yang merupakan Dokter spesialis bedah di RSD Ryacudu Kotabumi, menyarankan pihak keluarga agar segera merujuk Muttaqi ke RS Abdoel Moeloek Bandar Lampung.

Setelah dirujuk ke RS Abdul Moeloek Bandar Lampung dan menjalani perawatan medis selama sepekan di RS setempat, dari hasil pemeriksaan Ultrasonografy (USG,red) terdapat sebuah tumor ganas yang menempel pada ginjal kiri anaknya tersebut. Mendapati hasil USG tersebut Faisol Darmawan, Sp,. BA, selaku Dokter speseialis bedah di RS Abdul Moeloek, kembali menganjurkan pihak keluarga untuk segera merujuk anaknya ke RS Gatot Subroto, Jakarta pusat, dengan alasan keterbatasan alat medis. Namun kepada Dokter Faisol dirinya mengaku, akan membicarakan rencana untuk merujuk Muttaqi ke RS Gatot Subroto itu terlebih dahulu ke pihak keluarga, hingga pada akhirnya pada Senin 25 Februari 2019 iya beserta suaminya memutuskan untuk membawa pulang anaknya.

“Seharusnya Muttaqi sudah dirujuk ke RS Gatot Subroto sejak Senin kemarin mas,, namun karena keterbatasan biaya, dengan rasa keterpaksaan Muttaqi harus segera dibawa pulang dan hanya menjalani perawatan sekedarnya saja di rumah mertuanya,” ujar Ernalia dengan menitikan air mata.

Menurut Hendri Efendi, (Ayah Muttaqi,Red) sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang berkisar antara Rp 30-50 ribu/hari, dirinya mengaku, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian saja.  Sementara beban biaya yang mesti di tanggung untuk pengobatan demi kesembuhan Muttaqi cukup besar.

“Beban biaya yang diperuntukkan untuk pengobatan Muttaqi cukup besar. Sementara, penghasilan sebagai buruh serabutan tidak menentu. Andaipun dapat penghasilan, hanya cukup memenuhi kebutuhan harian. membantu kami untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dengan kondisi ini sebagai orang tua kami tidak bisa berbuat banyak,” tuturnya.

Selain itu, Hendri Efendi dan pihak keluarga lainnya berharap, kepada para Dermawan khususnya pada Bupati Lampung Utara Hi. agung Ilmu Mangkunegara, S.Stp.MH, melalui dinas terkait agar kiranya dapat membantu biaya pengobatan untuk anak kesayangannya tersebut, ujarnya dengan penuh harapan.

Berdasarkan hasil pantauan Radar Kotabumi dilokasi, kondisi tubuh Muttaqi Ghani Ramadhan tampak Pucat, kurus, mata sayu, kulitnya keriput, dan perutnya membesar, serta sulit bernafas akibat batuk-batuk.  (fer)

Artikel ini telah dibaca 336 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah Paksu & Sehati, Disdukcapil Lampura Inovasi URC 1803

15 April 2026 - 19:06 WIB

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Trending di Headline