KOTABUMI — Batrisia Sabrina, bayi berusia 21 bulan yang diketahui beberapa hari terakhir mengidap penyakit Hydrochepalus, buah hati dari Pasangan suami istri (Pasutri,Red) Supriyadi (40) dan Alm Rita Suryati (36) warga Desa Bumijaya, RT I / RW II Kecamatan Abung Timur, akhirnya mendapatkan bantuan dari kelompok Organisasi Kepemudaan Desa Semuliraya Kecamatan Abung Semuli Kabupaten setempat kemarin (19/3) sekira pukul 10.00 WIB.
Saat dikonfirmasi Radar Kotabumi dilokasi, Andi selaku ketua organisasi Kepemudaan Desa Semuliraya mengungkapkan, bahwasanya bantuan yang diberikan tersebut, hanya untuk sedikit meringankan beban keluarga Supriadi yang anaknya sedang menderita penyakit Hydrochepalus.
Alhamdulillah dari hasil penggalangan yang di lakukan selama beberapa hari ini terkumpul dana sebesar Rp 5 juta 457 ribu dan telah diberikan kepada keluarga Supriyadi untuk biaya pengobatan Batrisia.
“Mudah mudahan dengan sedikit bantuan yang di hasilkan dari penggalangan dana tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga Supriyadi, selain itu saya juga berharap agar pemerintah daerah melalui instansi terkait dapet sigap dan memberikan pertolongan terhadap bayi malang tersebut,” ucapnya.
Sementara itu, Supriadi orang tua Batrisia mengucapkan terimakasih kepada Organisasi Kepemudaan Desa Semuli Raya Kecamatan Abung Semuli yang telah memberikan bantuannya untuk biaya pengobatan Batrisia.
“Semoga apa yang telah di berikan ini menjadi amal ibadah bagi para dermawan yang telah menyisihkan rezeki kepada anak kesayangannya, Insha Allah dana yang di terima tersebut dapat di manfaatkan untuk biaya pengobatan Batrisia Sabrina,” tuturnya.
Namun sayang, hingga berita ini di tayangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampura, Maya Metissa saat di konfirmasi Radar Kotabumi, terkait Batrisia Sabrina bayi malang yang mengidap penyakit Hydrochepalus tersebut, melalui sambungan telepon seluler yang sering di gunakannya, meski dalam keadaan aktif namun tidak menjawab. (fer)






