Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 28 Mar 2019 23:13 WIB ·

Janji Bantu Serli, Dinkes Lampura Ingkar Janji


 Janji Bantu Serli, Dinkes Lampura Ingkar Janji Perbesar

KOTABUMI — Janji pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk merujuk Rustam, hanya isapan jempol belaka. Pasalnya hingga saat ini Rustam belum juga di rujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Mayjend HM Ryacudu Kotabumi.

Sejak viralnya pemberitaan mengenai Serli Anista bocah berusia 13 tahun yang menjadi tulang punggung bagi ayah dan adiknya , membuat pemerintah Lampura melalui instansi terkait, meninjau langsung kondisi keluarga tersebut.

Beragam bantuan berdatangan dari berbagai kalangan, kala viralnya pemberitaan tersebut. hingga janji Dinkes untuk merujuk Rustam dengan segera kerumah sakit agar mendapat pengobatan layak dan intensif, namun semua itu hanya isapan jempol belaka, dan seakan akan pihak Dinkes Lampura hanya memberikan harapan palsu terhadap Rustam dan keluarga kecilnya, hal itu terbukti hingga saat ini, Kamis (28/3) Rustam masih berdiam diri dirumahnya.

Seperti diberitakan pada bulan lalu, Serli Anista, bocah wanita berusia 13 tahun, yang bermukim di Desa Negeri Campang Jaya, Kecamatan Sungkai Tengah, Kabupaten setempat, mengurus serta menjadi tulang punggung bagi ayah dan adiknya, sejak usianya baru 6 tahun, karena ditinggal pergi oleh ibunya tampa alasan yang jelas.

Saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media dikediamannya, Serli Anista mengatakan,  ayahnya baru sekali dikontrol oleh bidan didesanya. ”Dikasih obat dan diperiksa gitu aja, dengan ibu bidan desa setelah di janjikan mau di obati oleh pemerintah,” katanya.

Sementara itu Rustam berharap, kondisi kesehatan dirinya dapat segera pulih seperti sedia kala, tampa ada suatu penyakit apapun, melalui bantuan dari pemerintah daerah, terlebih lagi mengingat kondisinya saat ini, yang hanya bisa berdiam diri, sehingga Serli terpaksa harus memeras keringat, guna memenuhi kebutuhan keluarga. ” Baru diperiksa sekali, dan diberi obat saja, sampai saat ini tidak ada kontrol lagi. Penyakit ini, kalo lagi kambuh, keram semua gak bias bergerak,” ujarnya.

Terpisah Epa Andramisa mengatakan, dirinya hanya diminta oleh Zainal selaku Kepala Puskesmas Desa (Puskesdes) Batunangkop Kecamatan Sungkai Tengah, setempat untuk melakukan kontrol dan memberikan obat kepada Rustam. Sedangkan untuk tindakan lainnya, belum ada perintah dari Kepala Puskes (Kampus) setempat. ”Iya,, saya telah memberikan obat sesuai Anjuran dokter,” Katanya.

Diberitakan sebelumnya (5/3), Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampura Maya Mettisa secara langsung mengecek kondisi Rustam dan menjanjikan akan mendampingi serta merujuk ke Rumah sakit agar dirawat secara intensif. ”Pihaknya akan segera merujuk Rustam ke RSD HM Mayjend Ryacudu Kotabumi, agar dapat dilakukan perawatan medis atas penyakit yang iya (Rustam,Red) derita,” katanya pada saat itu. (fer)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah Paksu & Sehati, Disdukcapil Lampura Inovasi URC 1803

15 April 2026 - 19:06 WIB

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Trending di Headline