KOTABUMI—Kecamatan Abungkunang, rencananya mengusung tema “MANJAU BALAK” dalam agenda pawai budaya peringatan HUT 73 Kabupaten Lampung Utara(Lampura) yang rencananya akan dilaksanakan senin(24/6) mendatang.”Manjau balak dalam bahasa daerah lampung dapat diartikan bertamu besar – besaran,”ujar Camat Abungkunang H. Sukatno, S.H., Selasa (18/6).
Diusungnya tajuk manjau balak oleh kecamatan setempat, lanjut Sukatno, karena masyarakat Abungkunang, masih sangat menjunjung tinggi nilai adat budaya lampung.”Kalau tahun sebelumnya, kita usung tema nyubuk. Yang kemudian mendapatkan rekor muri,”uangkapnya.
Menurut Sukatno, materi pawai budaya manjau balak masih sangat layak untuk disajikan terlebih dalam rangkaian HUT Lampura ke 73. Pasalnya, di kecamatan setempat masih kental dengan adat budaya.
Diungkapkan, dalam manjau balak keluarga besar pihak mempelai wanita hadir di tengah-tengah pihak keluarga besar mempelai pria, dalam rangka mendapatkan gelar adat tertinggi dalam adat lampung, yakni gelar suttan bagi kedua mempelai pria dan wanita.
Dalam prosesi adat ini, pihak keluarga mempelai pria menanyakan kepada pihak keluarga besar mempelai wanita terkait maksud dan tujuan mereka dalam acara manjau balak tersebut.(rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak 19 Juni 2019






