KOTABUMI— Meski persentase penurunan angka kemiskinan dan pengangguran masih relatif kecil, setidaknya ini merupakan sebuah harapan dan patut untuk di apresiasi. Sekaligus menandakan bahwa upaya Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura) semakin membaik.
“Ini menunjukkan bahwa usaha Pemkab Lampura dan seluruh pihak terkait untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran dalam beberapa tahun ini sedikit banyak ada hasilnya. Capaian ini tentunya patut untuk kita Apresiasi,” ujar Penjabat Sekretaris Daerah(Sekda) Lampura Hi. Sofyan, kepada Radar Kotabumi, Minggu (1/9).
Meskipun persentase angka kemiskinan dalam dua tahun terakhir hanya 2,07 persen, paling tidak upaya yang dilakukan berjalan seperti yang diharapkan dalam beberapa tahun terakhir ini.
Dikatakan, hal itu membuktikan Pemkab Lampura beserta pihak terkait lainnya termasuk masyarakat secara serius dalam meminimalisir persoalan kemiskinan dan pengangguran tersebut. Begitu pun dengan angka pengangguran, jika mengacu data BPS, sesungguhnya potensi tenaga kerja yang ada di Lampura, masih memiliki kualitas dan daya saing. Hanya saja memang belum terserap secara maksimal.
” Walau persentase turunnya angka kemiskinan masih terbilang kecil, hanya berada di angka 2,07 persen. Paling tidak upaya yang dilakukan telah berjalan seperti yang sama-sama kita harapkan. Begitu juga pengangguran, saya percaya bahwa potensi tenaga kerja khususnya masyarakat Lampura masih punya kualitas dan daya saing,” ucapnya.(cw9/rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak 2 September 2019






