KOTABUMI–Setelah dua pekan sejak dilantik, belum terlihat aktivitas anggota DPRD Lampung Utara (Lampura). Sejumlah anggota DPRD yang hadir ke gedung wakil rakyat, Senin (2/9) tampak hanya ngobrol santai disejumlah ruangan fraksi yang ada digedung tersebut.
Hal ini disebabkan, belum adanya unsur pimpinan definitif dan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan(AKD). “Fraksi-fraksi saja belum terbentuk, begitu pula dengan unsur pimpinan definitif dan AKD. Karenanya belum ada aktivitas yang kita lakukan,”terang Ibnu Hajar, anggota DPRD Lampura, Senin (2/9).
Menurut Ibnu Hajar, saat ini sejumlah parpol yang memiliki keterwakilan paling sedikit 4 kursi di DPRD Lampura, telah menyampaikan surat pembentukan fraksi beserta komposisinya. Seperti, Partai Amanat Nasional (PAN), telah menyampaikan surat terkait fraksi PAN.
Dimana PAN yang memiliki keterwakilan 4 kursi bertambah anggotanya dari Partai Berkarya, Partai Persatuan Pembangunan(PPP) dan Partai Hanura. Sehingga jumlah fraksi PAN menjadi 7 kursi.”Partai mempercayakan ketua fraksi PAN kepada saya. Karenanya saya siap melaksanakan amanah tersebut dengan sebaik-naiknya,” jelas Ibnu Hajar.
Parpol lain yang sudah memastikan komposisi pengurusnya adalah Partai Nasdem, dengan menunjuk Herry Syarifuddin sebagai ketua fraksi. Ini sesuai dengan Surat Keputusan 013-SK/DPP-Nasdem/VIII/2019 tentang Penetapan Ketua dan Wakil Ketua DPRD serta Ketua Fraksi DPRD Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota Periode 2019-2024.
Kemudian, Partai Demokrat yang memutuskan Edi Sarnobi sebagai ketua Fraksi Demokrat. Hal itu disampaikan ketua DPC Partai Demokrat, M.Yusrizal.
Lalu, Partai Kebangkitan Bangsa(PKB), yang telah menyampaikan komposisi fraksi PKB dengan Tabrani Rajab sebagai ketua fraksi, Emil Kartika Chandra sebagai sekretaris, dan Hatami sebagai bendahara. “Surat kami tentang komposisi fraksi PKB telah disampaikan kesekretariat DPRD,” ujar Tabrani yang juga ketua DPC PKB Lampura. (ndo/rid)






