Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 29 Sep 2019 20:33 WIB ·

ABG Penderita Tumor, Akhirnya Dirujuk ke RS Ryacudu Kotabumi


 Foto Ferdani
Caption : Maya Sari, ABG penderita tumor saat di rujuk ke RSUD H.M.Mayjend Ryacudu Kotabumi. Perbesar

Foto Ferdani Caption : Maya Sari, ABG penderita tumor saat di rujuk ke RSUD H.M.Mayjend Ryacudu Kotabumi.

KOTABUMI – Mendapatkan laporan adanya seorang warga yang tengah dalam kondisi kritis karena sakit, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara(Lampura), bersama jajarannya merujuk Maya Sari (15) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Ryacudu Kotabumi.

Respon tanggap dan sigap itu diberikan Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP M. Hendrik Apriliyanto setelah memastikan keberadaan Maya Sari (15) berdomisili di Desa Gunung Betuah, Kecamatan Abung Barat, Lampura belum dirujuk ke rumah sakit karena keterbatasan.”Tadi malam setelah kita mendatangi Maya Sari di rumah orang tuanya, langsung kita bawa ke rumah sakit. Didampingi kepala desa bersama orang tua dan kerabatnya,” kata AKP M Hendrik Apriliyanto, Minggu (29/9).

Menurut Kasat Reskrim, itu langkah sigap merupakan bagian dari tugasnya sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat. Selain itu bentuk kepedulian Polres Lampura terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

“Ini kegiatan kemanusiaan, kami mendapatkan laporan ada warga yang membutuhkan bantuan dan pertolongan, informasi awal yang bersangkutan mempunyai penyakit kanker tapi belum juga sembuh, untuk itu kita dari Polres Lampura mengantarkannya ke rumah sakit,” lanjut Kasat.

Saat ini Maya Sari telah berada di RSU Ryacudu Kotabumi dan tengah mendapatkan perawata tim medis didampingi aparat pemerintahan desa bersama keluarganya.

Saprudin (67) warga Desa Gunung Betuah, Kecamatan Abung Barat, orang tua Maya Sari (15) menyatakan anaknya diketahui sakit pada hari kelima di bulan puasa lalu. Setelah mengetahui itu Maya dibawa ke Puskesmas kemudian di rujuk ke salah satu RS di Kotabumi.

“Dua hari di rumah sakit, lalu dioperasi. Usai selesai di operasi itu, saya dipanggil masuk kamar sama dokter dan dokter bilang ke saya hasil operasi itu mau di bawa ke karang biayanya lima ratus ribu, katanya biar tau penyakitnya setelah operasi tersebut” kata Saprudin.(ozy/rnn/fer/rid).

Selengkapnya, baca edisi cetak 30 September 2019

 

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline