Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 15 Okt 2019 20:44 WIB ·

Romli Beri Motivasi Irwanto Penderita Kaki Gajah


 Caption foto : Dihari pertamanya sejak di lantik sebagai ketua DPRD Lampura, Romli berkenan mengunjungi kediaman Irwanto penderita kaki gajah, Selasa (15/10). Perbesar

Caption foto : Dihari pertamanya sejak di lantik sebagai ketua DPRD Lampura, Romli berkenan mengunjungi kediaman Irwanto penderita kaki gajah, Selasa (15/10).

KOTABUMI—Mata Irwanto tampak berkaca-kaca, ketika mengetahui sosok pria dihadapannya adalah ketua DPRD Lampung Utara (Lampura). Lajang 26 tahun tersebut, sama sekali tidak menyangka, sakit yang dideritanya mengundang simpatik tersendiri dari ketua DPRD. Itulah yang terjadi ketika Romli, Amd ketua DPRD Lampura, berkenan mengunjungi kediaman Irwanto, di LK 1 RT 03 Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi, Lampura.

Irwanto diketahui menderita pembengkakan kaki (kaki gajah) bagian sebelah kiri. Kondisi nyaris serupa juga dialami perut bagian kiri. Tampak gumpalan daging yang membengkak berwarna kemerah-merahan.

Dihadapan ketua DPRD Lampura, Iskandar ayah Irwanto menuturkan, putra bungsu dari lima bersaudara tersebut lahir dalam keadaan normal. Namun ketika menginjak usia 5 tahun, terdapat kelainan pada bagian kaki kirinya.

Dari mulai jemari mengalami pembengkakan hingga bagian pangkal paha. Meski belum secara signifikan, pembengkakan terus terjadi. Hingga Irwanto menginjak usia 25 tahun. “Setahun terakhir ini, kakinya membengkak secara drastis, hingga hampir terlihat sebesar batang kelapa seperti ini,” ujar Iskandar seraya menunjuk pangkal paha Irwanto.

Meski demikian, Iskandar tidak dapat berbuat banyak melihat penderitaan putranya itu. Kehidupannya yang papa, membuatnya hanya pasrah dan berdoa. Tidak ada pengobatan medis yang dilakukan.

Jangankan untuk melakukan pengobatan, sekedar mengetahui apa gerangan penyebab kaki anaknya menjadi demikian, dirinya tidak mampu. Ia beserta keluarga hanya berharap ada pertolongan untuk putranya. “gak pernah diperiksa apalagi diobati, kami keluarga miskin tidak punya uang untuk pengobatan,” ujarnya lirih.(ndo/her)

Selengkapnya, baca edisi cetak 16 Oktober 2019

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline