KOTABUMI—Pelaksana tugas(Plt) Direktur Rumah Sakit Daerah(RSD) HM. Ryacudu Kotabumi, dr. Syah Indra Husada Lubis, menegaskan tidak ada aksi mogok para dokter seperti yang diberitakan media. Menurutnya para dokter pada hari kamis(14/11) mengikuti seminar, namun pada hari jumat(15/11) sudah bekerja kembali memberikan pelayanan.
” Nggak –enggak, tidak seperti itu(mogok, Red). Ada kok dokter anak yang praktek. Tapi sebagian besar (dokter, Red) berbenturan dengan jadwal seminar pada hari kamis(14/11).
Tapi hari jumat(15/11), sudah pada aktif kembali. Mereka(dokter, Red) sudah praktek. Besok senin(18/11) juga sudah normal semua,”ujarnya, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (17/11).
Ditanya soal Jasa Pelayanan(Jaspel) yang dikabarkan selama lima bulan belum dibayar, Indra menyebut, jika sudah dibayarkan sebanyak satu bulan.”Sudah dibayar satu bulan. Ya kita berharap, semua jaspel yang sudah dilakukan pihak RSD HM. Ryacudu Kotabumi dapat dibayarkan. Agar pelayanan tim medis dan para medis dapat berjalan dengan baik dan maksimal,”katanya.
Dia juga menyebut, jika para dokter dan para medis sudah mulai resah dengan belum dibayarkannya secara maksimal kleam jasa pelayanan oleh pihak Badan Peyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) Cabang Kotabumi.”Makanya saya juga nggak berani menuntut terlalu banyak juga(atas pelayanan para dokter, Red). Karena kondisi kayak begini(belum dilunasinya kleam jaspel oleh BPJS, Red),”kata Indra.(cw9/rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak 18 November 2012

Direktur RSD Ryacudu, Tepis Dokter Mogok Kerja 




