Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 2 Des 2019 20:39 WIB ·

224 Pegawai RSD Ryacudu Ikut Rekturment Tenaga BLUD


 Foto IST
Caption : Asisten II Toto Sumedi diampingi Plt. Direktur RSUD dr. Syah Indra Husada, pihak Unila dan para peserta Rekrutmen Pegawai Non PNS saat Foto Bersama di Gedung Unila Lampung. Perbesar

Foto IST Caption : Asisten II Toto Sumedi diampingi Plt. Direktur RSUD dr. Syah Indra Husada, pihak Unila dan para peserta Rekrutmen Pegawai Non PNS saat Foto Bersama di Gedung Unila Lampung.

KOTABUMI-Sebanyak 224 Pegawai di Rumah Sakit Daerah(RSD) H.M. Ryacudu Kotabumi Kabupaten Lampung Utara(Lampura) pada 27 – 28 November 2019 mengikuti Rekrutmen Tenaga Non PNS Badan Layanan Umum Daerah(BLUD) di Universitas Lampung (Unila).

Plt. Direktur RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi, dr. Syah Indra Husada Lubis M.Kes.,SP.OG menjelaskan selama ini rekrutmen pegawai Non PNS dirumah sakit plat merah tersebut tidak sesuai regulasi, sehingga perlu dilakukan tes ulang. Sehingga terhitung 1 Januari 2020 mendatang seluruh pegawai rumah sakit milik Pemkab Lampura itu khususnya non PNS sudah sah sebagai tenaga BLUD.”Ada 224 orang yang mengumpulkan berkas.

Mereka dibagi menjadi dua gelombang, terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, farmasi, dan tenaga lainnya,”jelas Indra saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Minggu (1/12).

Dikatakan, diadakannya tes rekrutmen ini juga merupakan salah satu syarat akreditasi rumah sakit. Begitu juga dengan BLUD, sehingga rumah sakit dengan kelas C yang tempat tidur pasiennya kurang dari 150, jumlah pegawainya harus ditata ulang.

Dengan harapan SDM para pegawai yang ada RSD Ryacudu Kotabumi dapat terseleksi dengan baik. Karena dalam rekrutmen ini IPKnya sendiri di lihat serta memiliki STR yakni sudah mengikuti ujian kompetensi di bidangnya, dan status akreditasi dari lembaga pendidikan. Jika status akreditasi lembaga pendidikan tidak A atau B tentu tidak bisa mengikuti rekrutmen ini.

Pihak Unila, sambung Indra, akan mengumumkan hasil tes pada tanggal 6 Desember 2019 mendatang. Tes pertama dilakukan yakni registrasi peserta, tes tertulis dan wawancara.”Untuk pegawai yang tidak lulus akan kita koordinasikan dengan Pemkab Lampura bagaimana solusi terbaiknya. Apakah akan dikirim ke Puskemas, atau menjadi tenaga magang di RSD Ryacudu, nanti kita carikan solusinya,”paparnya.

Terpisah dalam sambutannya Asisten II Pemkab Lampura Toto Sumedi mewakili Plt. Bupati Hi. Budi Utomo menyatakan, RSD Mayjend HM. Rayacudu Kotabumi sejak tahun 2014 telah menerapkan pola pengelolaan sebagai BLUD.

Sebagai konsekuensi dari penerapan BLUD tersebut adalah fleksibilatas dalam perekrutan pegawai BLUD Non-PNS. Fleksibilitas ini dimaksudkan untuk memudahkan dalam memenuhi standar layanan BLUD sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

” Kita tahu bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan akan berperan penting dalam meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia. Karena itulah kemajuan pembangunan nasional tidak terlepas dari peran bidang kesehatan, sebab pembangunan kesehatan ini merupakan unsur dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia,”ucapnya.

Dari 292 berkas yang masuk, tambah Toto, hanya terdapat 224 yang lolos pada tahap seleksi berkas. Kemudian, dari jumlah tersebut hanya 132 orang saja yang akan direkrut menjadi Pegawai Non-PNS BLUD RSD H.M. Ryacudu Kotabumi. “Mudah-mudahan bagi yang belum lulus seleksi nanti di lain waktu dapat kembali memperoleh kesempatan yang sama,”pungkasnya.(ria/rid)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline