KOTABUMI – Meski sudah memasuki musim penghujan, namun kondisi sungai yang ada di wilayah Lampung Utara(Lampura) masih tergolong normal dan belum terlihat meluap yang dapat berpotensi banjir.
Pantauan Radar Kotabumi, di sejumlah titik rawan banjir di antaranya Kalipasir – Kelurahan Kotabumi Udik(Kecamatan Kotabumi), Rawakarya, Tanah Miring – Kelurahan Kota Alam(Kecamatan Kotabumi Selatan) yang dilintasi sungai Way Abung, dalam kondisi normal. Demikian juga pantauan di sepanjang aliaran sungai Wayumban dan Waysesah yang sebelumnya kering akibat kemarau panjang, kini air telah mengalir.
“ Air Way Abung ini memang sempat naik saat hujan deras beberapa waktu lalu. Namun hingga kini belum berpotensi banjir, ” ujar Lurah Kotabumi Udik, Desputra Adami, Minggu (5/1).
Desputra menambahkan, pihaknya juga sudah mensosialisasikan langkah pengamanan terhadap warga dari bencana banjir yang dapat datang kapan saja, mengingat intensitas hujan yang semakin rutin terjadi di kabupaten berjuluk ragem tunas lampung ini.
” Kita minta warga untuk senantiasa waspada,” katanya, sambil menyebut ada empat titik rawan banjir di Kelurahannya yakni Lingkungan(LK) I (Jalan Ibrahim Syarif), LK II(Kalipasir), LK III( Jalan Abrati) dan LK IV(Muarajaya).
Hal senada diungkapkan Angga, salah seorang warga LK II(Kalipasir), Kelurahan Kotabumi Udik. Menurutnya, terjadi sedikit peningkatan volume air. Namun air tidak sampai memasuki pemukiman warga. Berbeda dari tahun sebelumnya daerahnya kerap kali menjadi langganan banjir setiap kali musim penghujan.
”Hingga Minggu sore, masih terbilang aman. Mudah-mudahan tidak seperti tahun sebelumnya. Dimana air malah menutup badan jalan, dan masuk ke dalam rumah warga,”katanya diamini Billy warga lainnya.(ano/ria/rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak 6 Januari 2020






