KOTABUMI —Muhammad Faris Azhar, warga jalan Sriwijaya gang wakaf Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) merupakan mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari universitas Yangzho Polytechnic Institut Provinsi Jiangsu Kota Yangzhow – China.

Caption 2 : Surat keterangan negatif virus corona dari otoritas negara China.
Faris pulang ke kampung halamannya, pada Sabtu(1/2) malam, atas permintaan keluarga yang khawatir akan Virus Corona yang sedang melanda di Wuhan-China.
Namun, kepulangan alumni Sekolah Menengah Atas Negeri(SMAN) 1 Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur itu, menurut informasi pihak keluarga membuat masyarakat sekitar tempat tinggalnya khawatir, mereka tertular Virus Corona.
Kepada wartawan Faris-sapaan akrab Muhammad Faris Azhar, tidak perlu dikhawatirkan, karena sudah melalui mekanisme pengecekan kesehatan dari otoritas setempat.” Kepulangan saya ke Indonesia sudah dilakukan pengecekan melalui badan kesehatan Negara setempat, bukan hanya di KJRI(Kantor Jenderal Republik Indonesia), di Bandara pun sudah melalui proses pengecekan kesehatan. Jika saya terjangkit virus Corona, secara otomatis saya tidak akan di perbolehkan pulang,” terangnya.
Dilanjutkan, yang tidak boleh keluar adalah warga Wuhan itu sendiri, karena dikhawatirkan dapat menyebarkan virus Corona. “Sedangkan jarak tempuh tempatnya tinggal menuju Wuhan itu diperkirakan jaraknya sekitar 500 KM,” jelasnya.(fer/rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak 3 Februari 2020






