Menu ✖

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 19 Mei 2026 11:29 WIB ·

4 Jurnalis Indonesia dan 1 Relawan Ditangkap Israel, Sekjen DPP PJS: Segera Bebaskan


 4 Jurnalis Indonesia dan 1 Relawan Ditangkap Israel, Sekjen DPP PJS: Segera Bebaskan Perbesar

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Pro Jurnalismedia Siber (DPP PJS), Abdul Rasyid Zaenal, mengecam keras dugaan penculikan terhadap lima warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 menuju Gaza, Palestina.

Lima WNI tersebut terdiri dari empat jurnalis dan satu relawan kemanusiaan yang dilaporkan ditangkap oleh tentara Israel saat berada di perairan internasional.

Empat jurnalis yang terlibat dalam misi itu yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo, serta Rahendro Herubowo yang merupakan kontributor iNews TV. Sementara satu relawan lainnya adalah Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat.

“Kami dari DPP PJS mengecam keras tindakan tentara Israel terhadap empat jurnalis dan satu relawan Indonesia tersebut,” kata Abdul Rasyid Zaenal dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Pria Lombok yang akrab disapa Rasyid itu menilai tindakan yang dilakukan Tentara Israel terhadap para jurnalis dan relawan tersebut merupakan persoalan serius karena terjadi di wilayah perairan internasional yang tunduk pada aturan hukum internasional.

Menurutnya, apabila benar terjadi penangkapan atau penculikan di wilayah tersebut, tindakan itu tidak dapat dibenarkan dan harus mendapat perhatian serius dari komunitas internasional.

“Pembebasan segera menjadi tuntutan yang mutlak harus dipenuhi,” tegasnya.

Kelima WNI itu merupakan bagian dari rombongan pembawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza melalui misi Global Sumud Flotilla 2026. Misi tersebut melibatkan sejumlah kapal yang membawa relawan dari berbagai negara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 10 kapal dilaporkan ditangkap militer Israel di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur, pada Senin (18/5/2026).

Tercatat ada sembilan relawan asal Indonesia yang bergabung dalam misi tersebut. Dari jumlah itu, lima orang dikonfirmasi telah ditangkap, terdiri dari empat jurnalis dan satu relawan dari Rumah Zakat.(*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menko Pangan Zulkifli Hasan Diundang Buka Rakernas III PJS di Batam

14 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Gali Sumber Ekonomi, Ketahanan Pangan Gandeng Kelompok Wanita Tani

13 Oktober 2026 - 15:19 WIB

9 PTP Lulus Selter dan 1 Kadis Definitif Dilantik

12 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Disperpusip Persiapkan Jutaan Rupiah Untuk Juara Lomba Bertutur

12 Oktober 2026 - 13:18 WIB

2026 Jumlah Koperasi Aktif Meningkat /// Lapangan Pekerjaan Baru Terbuka

9 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Terima Sanksi Tegas, Qomaruddin: IS Sudah Diberhentikan

6 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Trending di Headline