BANJARMASIN—Taufik Wijaya, General Manager (GM) Radar Kotabumi, memenangkan Lomba Karya Terbaik Liputan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalimantan Selatan. Taufik dinobatkan sebagai pemenang untuk katagori Penulisan Berita. Sedangkan untuk Foto diraih Agung Darma Wijaya dari Momentum. Sementara untuk Feature diraih Hi. Bambang Eka Wijaya dari Lampost.
Menariknya, tiga pemenang secara kebetulan memiliki nama belakang Wijaya. Masing-masing Bambang Eka Wijaya untuk kategori features; Taufik Wijaya (penulisan berita) dan Agung Dharma Wijaya (foto).
Kebetulan ini baru disadari oleh salah satu juri, Nizwar tidak lama setelah nama pemenang diumumkan.
“Triple Wijaya jawara lomba HPN,” tulis owner media online Medsoslampung ini di grup WhatsApp HPN.
Komentar itu langsung mendapat tanggapan beragam. Bahkan Ketua PWI Provinsi Lampung langsung memberi komentar khusus.
“Selamat untuk Keluarga Wijaya Berjaya.
Penulisan Berita diraih = Taufik Wijaya
(Radar Kotabumi); Foto Agung Darma Wijaya (Momentum) dan Feature Hi. Bambang Eka Wijaya (Lampost),” tulisnya.
Kenyataan ini juga sempat menjadi bahan guyonan. “Kami membuka pendaftaran buat kawan-kawan yang mau jadi keluarga Wijaya,” kata seorang anggota kontingen setengah bergurau.
Para pemenang ditentukan oleh dewan juri, terdiri dari Ketua Hi. Suprapto, serta anggota Hi. Nizwar dan Hi. Wira Hadikusumah. Karya terbaik dilihat dari kualitas dan bobot liputan selama perhelatan HPN.
Hi.Suprapto yang dihubungi mengaku kesulitan untuk menentukan pemenang. Sebab karya-karya yang dihasilkan sangat baik. Namun dewan juri harus memutuskan, siapa yang dipilih sebagai juara. “Setelah meneliti dan menimbang, itulah keputusan dewan juri,” kata Suprapto.
Ia berharap Lomba Karya Terbaik Liputan HPN semakin memotivasi wartawan di Provinsi Lampung untuk menghasilkan karya berkualitas diera digital. “Kemajuan teknologi memacu wartawan menghasilkan karya bergegas agar update hasil liputan tidak tertinggal dari media-media lainnya. Kami dukung itu, namun semangatnya adalah bisa menghasilkan karya dengan cepat, berkualitas, dan memberikan impact yang luas bagi khalayak,” jelas Suprapto.
Dihubungi terpisah, Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian menyampaikan ucapan terimakasih kepada insan pers dan dewan juri. Sejak ada pengumuman lomba, para wartawan yang menjadi delegasi dari provinsi dan kabupaten/kota di Lampung sangat semangat saling berlomba menurunkan hasil liputan, baik hasil karya sendiri maupun rilis. Saya sangat mengapresiasi semangat teman teman,” ujarnya.
Disampaikan, jika dirinya sempat mendapatkan laporan dari dewan juri bahwa tidak ada satu pun wartawan yang mampu membuat karya feature hingga tengat akhir lomba.
“Saya sempat tercengang. Karenanya katagori Lomba Feature jatuh ke tangan Pak Bambang Eka Wijaya dengan tulisan Buras, 9 Februari, Hari Lahir PWI Jadi Hari Pers Nasional,” jelasnya. (rid/her)






