Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 29 Mar 2020 19:50 WIB ·

RSD Ryacudu Siapkan Lima Ruang Isolasi


 Caption : Plt. Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo didampingi Kadiskes Maya Metissa saat mengecek kesiapan RSUD Ryacudu Kotabumi beberapa waktu lalu. Foto Pranata Riano.
Perbesar

Caption : Plt. Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo didampingi Kadiskes Maya Metissa saat mengecek kesiapan RSUD Ryacudu Kotabumi beberapa waktu lalu. Foto Pranata Riano.

KOTABUMI—Dengan ditunjuknya Rumah Sakit Daerah (RUD) Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menjadi salah satu pusat rujukan bagi penangan pasien Virus Corona (Covid-19) tentunya bukan perkara yang mudah. Hal itu membuat pihak Rumah Sakit harus ekstra lebih bekerja keras.

Dengan melibatkan dukungan seluruh komponen dan jajaran lainnya termasuk Dinas Kesehatan serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, nampak terlihat saling bahu membahu mempersiapkan sejumlah fasilitas pendukung termasuk percepatan pembuatan ruang isolasi.

“Saat ini kita tengah mempersiapkan lima ruang isolasi. Dengan masing-masing kapasitas ruangan hanya dihuni oleh satu orang pasien. Mudah-mudahan dalam waktu dekat secepatnya semua bisa diselesaikan. Paling tidak kualitasnya mendekati standar mutu yang ditetapkan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi dr. Syah Indra Husada Lubis saat dikonfirmasi Radar Kotabumi, melalui jaringan telepon seluler, Minggu (29/3).

Menurutnya, sebagai garda terdepan dalam menghadapi antisipasi penanganan sebaran virus Covid-19, pihaknya telah menyiapkan sejumlah tenaga medis yang terbagi dalam beberapa tim. Dalam pelaksanaan tugas, Indra mengatakan, semaksimal mungkin akan mengerahkan seluruh para medis yang ada di rumah sakit plat merah tersebut.

Selain itu, RSD Ryacudu Kotabumi sendiri telah menunjuk beberapa dokter spesialis dalam tugas kemanusiaan yang tengah melanda Indonesia saat ini. Bertindak sebagai ketua tim yakni dokter spesialis paru dengan didukung dokter spesialis penyakit dalam dan THT.

“Dari sebanyak 17 dokter spesialis yang ada, memang yang terlibat aktif dalam penanganan Virus Corona ada tiga orang dokter. Bukan berarti yang lain tidak, peran dokter umum dan perawat tak kalah penting. Karena bila ada pasien dengan indikasi terpapar Covid-19, dokter umum di IGD akan berkoordinasi dengan para tim spesialis tadi,” terangnya.(ano/her)

Selengkapnya, baca edisi cetak 30 Maret 2020

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline