Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 13 Apr 2020 14:38 WIB ·

17 Santri Asal Jawa Timur, Tiba di Lampura


 17 Santri Asal Jawa Timur, Tiba di Lampura Perbesar

KOTABUMI — Antisipasi penyebaran Covid-19 rombongan santriwati asal Pondok Pesantren Alfatah, Desa Temboro, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur disambut tim medis dan keluarga.

 

Penyambuatan puluhan santriwati itu oleh tim medis Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) di Tarukojaya I dengan diberikan penyemprotan disinfektan dan pengecekan suhu tubuh, Senin (13/4) sekira pukul 12.30 WIB.

 

Dari pantauan kedatangan rombongan santriwati itu sampai di Kotabumi, menggunakan Bus Pariwisata Indo Trans dengan nomor polisi AA 1662 DA.

 

Kabag Ops Polres Lampura, Kompol Nelson F Manik, di dampingi Camat Kotabumi Selatan Sarihusen, Kasat Pol PP Firmansyah dan tim medis mengungkapkan, rombongan santri asal Jawa Timur itu berjumlah 29 orang, 17 orang turun di Kotabumi, Lampura sementara sisanya turun di Lampung Barat dan Way Kanan.

Menurut Kompol Nelson F Manik, setelah diberikan penyemprotan dan pengecekan suhu tubuh para santri dinyatakan dalam kondisi sehat lalu langsung di bawa keluarganya pulang untuk melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari.

 

“Kita sudah menyarankan untuk mengisolasi diri selama 14 hari dirumahnya masing-masing,” ujarnya seraya mengatakan, dari 17 orang santri yang turun di Lampura 15 orang santriwati dan dua orang santri laki-laki.

 

“Rombongan santri ini adalah yang pertama, dan merupakan rombongan yang memiliki hubungan saudara, besok (Selasa,red) masih ada lagi rombangan santri laki-lakinya,” katanya.

 

Terpisah Aspriyanto salah seorang wali santri saat dikonfirmasi sejumlah awak media menuturkan, kepulangan ini lebih cepat, atas permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) Magetan, Jawa Timur, yang meminta pihak pesantren agar segera memulangkan sebagaian santrinya.

 

“Santri-santri ini tidak akan dipulangkan kalau daerah tujuannya masuk di zona merah, mereka pulang karena libur,” ungkap Aspriyanto.

 

Sebelumnya, Plt Bupati Lampura, Budi Utomo didampingi Waka Polres Kompol Zulkarnain, Dandim 0412/LU, Letkol Inf Krisna Pribudi, Ketua DPRD Romli, Kadiskes Maya Metissa, Plt Direktur RSUD Ryacudu Syah Indra, dan Plt Kadis Kominfo Sanny Lumi di Posko Terpadu Penanganan Covid-19 mengatakan, Pemda setempat bersama unsur keamanan akan menyambut kedatang para santri di daerah Kelurahan Kelapa Tujuh Kotabumi.

“Kegiatan kita hari ini menyambut anak-anak dari pondok pesanteren asal Jawa Timur, yang akan dilakukan pendataan tempat tinggalnya dan kita himbau untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya,” kata Budi Utomo. (fer)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline