Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 16 Apr 2020 11:27 WIB ·

Warga Abung Selatan Meninggal Diduga Covid-19


 Warga Abung Selatan Meninggal Diduga Covid-19 Perbesar

KOTABUMI — Jenazah MA (32) warga Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terduga dan terinfeksi virus Covid-19, akhirnya di makamkan di sebuah areal yang telah di sediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura, tepatnya di Desa Tanjung Iman, Kecamatan Belambangan Pagar, dengan standar Covid-19, Kamis (16/4).

 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Kotabumi, korban meninggal dunia setelah melalui rangkaian pemeriksaan tim medis di RS Handayani Kotabumi.

 

Diketahui, pada Rabu 15 April 2020 sekira pukul 23.30 WIB, pasien masuk RS Handayani dan di tangani di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), dengan keluhan sesak nafas dan batuk yang semakin memberat, nyeri dada, demam. Hasil pengecekan, anamnesa mengarah ke autoimun dan infeksi kronik. RPD = riw alergi (-), DM (-), HT (-), riw maag (+).

 

Kemudian pada Kamis 16 April 2020 pukul 00.20 Wib Kondisi pasien mengalami bradikardia (HR> 110an langsung menjadi <70 kali permenit dan bradipneu. Ekg = Sinus rythm, HR 65 x/menit, tanda iskemik (-). Namun setelah melalui rangkaian pemeriksaan tim medis, kondisi pasien semakin memburuk, hingga pada akhirnya pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.40 WIB.

 

Dengan hasil pemeriksaan di RS Handayani Kotabumi, Px fisik Pasien. KU = pasien tampak klinis sesak nafas berat, E4V5M6, TD 110/70, N 118 x/menit, Rr 38 x/menit, Temp 35.8 c, Saturasi = 85% room air – – >NRM 8-10 lpm, 88-90%.

Selanjutnya, Dada = P simetris, bronkovesikuler (+/-), RBK (-/-) J/ BJ 1 2 reguler, kardiomegali. Ro thorax (16/4 pukul 00.00). Pneumonia Dextra dengan trapping effusion, curiga ground glass opacity di lobus inferior Dextra.

 

Untuk hasil Lab pasien diketahui juga, HB : 19, Hmt 56. AL 21.900, Neutrofil 57%
Limfosit 33%, Absolut lymphocite count 7.227, NLR 1.7, GDS 97, Anti HIV negatif
Rapid test Antibodi SARS COV 2 negatif.

 

Direktur Rumah Sakit Umum Handayani, dr Djauhari Thalib yang dihubungi mengaku belum mendapatkan laporan secara resmi. Namun dia membenarkan ada pasien yang meninggal di rumah sakit setempat tadi malam.

 

“Laporannya belum masuk. Benar tadi malam ada pasien yang meninggal tapi belum bisa dipastikan meninggalnya karena apa,” kata dr Djauhari Thalib.

 

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Lampura, dr Maya Metissa ketika dikonfirmasi menjelaskan MA merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

 

“Ya benar PDP, tapi masih menunggu hasil tes swabnya untuk kepastian penyebab meninggalnya,” ujar dr Maya Metissa.

 

Sementara itu keterangan yang diperoleh dari rekan MA, jenazah akan dimakamkan di Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampura.

 

“Setahu saya korban tinggal di Kecamatan Abung Selatan. Korban meninggal di RS Handayani Kotabumi,” ujar MH rekan MA. (fer/her)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline