Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 27 Apr 2020 10:45 WIB ·

Angka Kematian PDP Covid-19 di Lampura Tinggi Dari Empat PDP, Tiga Diantaranya Meninggal Dunia


 <span class=Angka Kematian PDP Covid-19 di Lampura Tinggi Dari Empat PDP, Tiga Diantaranya Meninggal Dunia"> Perbesar

KOTABUMI — Pergerakan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid 19) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tidak menunjukan kenaikan secara signifikan dalam sepekan terakhir. Merujuk data yang dirillis situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Lampura, covid.lampungutarakab.go.id, hingga kemarin (26/4).

 

Dimana jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 108 orang yang 99 diantaranya dinyatakan selesai pemantauan 14 hari. Lalu Orang Tanpa Gejala (TG) berjumlah 30 orang, yang dari jumlah itu 5 orang diantaranya dinyatakan selesai pengawasan. Lalu jumlah yang terkonfirmasi positif covid 19 sebanyak 4 orang yang kini masih dalam perawatan tim medis dilokasi karantina GSG Islamic Center Kotabumi.

 

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah empat orang. Dari jumlah itu, tiga orang meninggal dunia dan satu diantaranya tengah dirawat. Tentu saja dari data tersebut menunjukan angka kematian PDP Covid 19 diKabupaten Lampura sangat tinggi. Jika diprosentasekan, maka angka kematian PDP Lampura mencapai 75 Persen.

 

Kasus kematian PDP Lampura teranyar menimpa wanita berusia 22 tahun, warga Kecamatan Abung Surakarta. Wanita ini meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Abdoel Moloek Bandar Lampung, Sabtu (25/4) dini hari.

 

Jenazah dimakamkan di lokasi pemakaman khusus Covid-19, di Desa Tanjung Iman Blambangan Pagar, Lampura. Prosesi pemakaman sesuai standar protokoler pemulasaran jenazah Covid-19.

 

Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Lampura, Sanny Lumi, mengungkapkan jika pasien sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Kotabumi, lalu dirujuk ke RSU Abdoel Moloek Bandar Lampung.

“Proses pemakaman dilakukan sesuai protokeler pemulasaran jenazah Covid-19, karena bersadasarkan surat keterangan dokter rumah sakit menyatakan pasien suspect virus Corona. Untuk hasil swab tes, kami masih menunggu,” ujar Sanny Lumi.

 

Soal tingginya angka kematian PDP di Lampura, Sanny menjelaskan jika pasien PDP 1 yang meninggal berdasarkan hasil Swab tidak terpapar Covid 19. Melainkan pasien meninggal akibat HIV yang dideritanya. Sementara untuk PDP 2 dan 3, masih menunggu hasil Swab. Karenanya belum dipastikan keduanya meninggal karena covid 19. Hanya saja lantaran masuk dalam PDP, terhadap mereka diberlakukan proses pemakaman sesuai standar protokoler pemulasaran dan pemakaman jenazah covid 19.

Sanny menegaskan, Pemkab Lampura telah bekerja sangat maksimal dalam penanganan covid 19. Baik itu terhadap ODP, OTG, PDP dan terkonfirmasi positif. Namun upaya itu tidak akan berarti banyak tanpa kesadaran masyarakat untuk bersama memutus mata rantai penyebaran. Karenanya ia berharap masyarakat dapat mematuhi arahan dan petunjuk pemerintah untuk dirumah sajasenantiasa. Kalaupun ada ikhwal penting kiranya dapat senantiasa menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker dan seringkali mencuci tangan.

 

Selain itu dapat berlaku jujur, jika merasakan gejala-gejala covid 19, seperti demam tinggi, tenggorokan sakit, batuk dan sesak nafas dapat segera menghubungi perangkat desa atau Puskesmas atau Gugus Tugas. Kemudian bagi para pendatang untuk segera mendatakan dirinya dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. “Terpenting yang dilakukan kita adalah memutus mata rantai penyebaran, karenanya kami berharap masyarakat dapat senantiasa memperhatikan anjuran dan petunjuk pemerintah,” pungkas Sanny Lumi. (fer/her)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah Paksu & Sehati, Disdukcapil Lampura Inovasi URC 1803

15 April 2026 - 19:06 WIB

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Trending di Headline