KOTABUMI — Jalan penghubung antara kecamatan Kotabumi-Kecamatan Abung Timur, utamanya di dusun Pajarratu RT I / RW III Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan setempat, rusak parah. Pengendara, baik roda empat maupun roda dua yang melintas jalan harus ekstra hati-hati. Pasalnya sejumlah ruas jalan tersebut, tampak bergelombang dan berlubang.
Edi (38), warga setempat kepada Radar Kotabumi mengungkapkan kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang itu, membuat kemacetan lalu lintas. Utamanya pada jam-jam sibuk. Lantaran pengendara yang terpaksa menghentikan laju kendaraannya untuk memilih jalan yang kondisinya lebih baik. Terkadang diantara kendaraan itu saling berebut memilih jalan yang dapat dilalui. “Kami sangat khawatir terjadi kecelakaan lalulintas, jika tidak segera diperbaiki jalan tersebut,” ujarnya, Rabu(8/7)
Edi menambahkan, jika hujan turun, maka jalan-jalan yang kondisinya berlubang tergenang air. Tentu tidak terlihat oleh pengendara. Ini sangat berpotensi menyebabkan pengguna jalan dapat terjatuh di dalam lubang yang menganga lebar dan digenangi air.”Kalau hujan turun mas, jalan yang rusak itu tergenang air. Sehingga badan jalan gak kelihatan. Kalau tidak waspada pengguna jalan bisa jatuh, kedalam lubang itu” ungkap Edi.
Sementara itu Amrul (35) warga lainnya menambahkan, akibat jalan yang telah rusak tersebut, sudah banyak pengendara yang melintasi jalan itu terjatuh. Akibat sulitnya menghindari median jalan yang berlubang. Selain berlubang jalan tersebut juga sangat licin, hal itu di sebabkan aliran siring yang terdapat di bahu jalan tersumbat.
“Mewakili warga dan pengguna jalan lainnya, saya berharap agar jalan-jalan tersebut dapat segera di perbaiki, sebelum timbulnya korban jiwa” harapnya. (fer/her)






