Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 27 Jul 2020 22:37 WIB ·

Terus Ditertibkan, Lampura Bersih Anjal


 Terus Ditertibkan, Lampura Bersih Anjal Perbesar

KOTABUMI — Setelah menertibkan 15 orang anak-anak jalanan(Anjal) untuk tidak melakukan Pungli di sejumlah titik lampu merah yang ada di Kabupaten Lampung Utara(Lampura), Anggota Satpol-PP terus melakukan penertiban pada anjal.

Kabid Penegak Perda Satpol-PP Lampura, Nizar mewakili Kasat Pol-PP Pirmansyah menjelaskan, sejauh ini penertiban Anjal terus dilakukan. Setelah menertibkan 15 Anjal di titik Lampu Merah Kebon 4 Kotabumi, Satpol-PP kembali melakukan penertiban bagi anjal yang baru datang.

“Yang lama sudah pergi sudah nggak ada lagi. Ada beberapa hari lalu itu yang baru datang, namun sudah kita tertibkan. Insyaallah anjal-anjal itu sudah tidak ada lagi di Lampura,”jelas Nizar saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Senin (27/7).

Saat ini lanjut Nizar, pihaknya tengah menargetkan beberapa titik Anjal salah satunya di depan Kantor Pemkab Lampura. Di lokasi tersebut sering banyak anjal anak-anak yang memang berdomisili di Lampura. Sebelumnya Anggota Satpol-PP sudah sering memberikan peringatan, namun anjal itu tetap menjalankan aktivitas dengan duduk di jalur dua Lampu Merah depan kantor Pemda.

Ketika Lampu merah mereka sering menggedor kaca dan meminta uang dengan pengguna jalan. Ditakutkan saat lampu hijau jalan mereka bisa tersambar.”Sudah sering kita peringati karena mereka masih anak-anak jadi nggak kita tangkap. Saat mau kita kumpulkan berikan arahan mereka sudah kabur saat melihat kita. Namun saat keliling tadi(kemarin, Red) kita tidak menumkan anjal di beberapa titik Lampu Merah,”kata dia.

Untuk itu tambah Nizar, kepada orang tua atau kerabat dekat dari anak-anak yang sering mangkal di Lampu merah diharapkan dapat memberikan arahan kepada mereka. Hal ini dilakukan agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
Karena mereka tidak segan-segan untuk mepet di samping mobil, bahkan ada yang sering berlari ketika melihat mobil melintas, ini yang di takutkan.

“Dalam hal ini saya berharap orang tua mereka dapat memberi tahu anaknya. Jika sudah tersambar dan tertabrak kendaraan tidak ada guna. Hal ini kita lakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan. Selain itu juga untuk menjaga keindahan kota kita,”pungkasnya.(ria/fer/her)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline