KOTABUMI — Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel kondisi air di empat titik sungai besar dan enam titik air di Tempat Pembuangan Akhir(TPA), kondisi air di Lampura masih dibawah Baku Mutu atau dalam keadaan baik. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya surat oleh Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) dari DLH UPTD Laboratorium lingkungan.
Dalam surat tersebut terdapat Nomor Lab 846/VIII/LHU/UPTD-LL/DLH/2020 yang menyatakan sumur kontrol yang ada di TPA Alam Kari dalam keadaan Baik.
Begitu juga untuk Kolam TPA Lindi, Sumur Warga dan Air Sungai dalam keadaan baik.”Alhamdulillah dari hasil Lab uji air yang kita terima di beberapa titik masih dibawah baku mutu, artinya air kita dalam keadaan Baik,”jelas Kepala DLH Lampura Tomy Suciadi, Rabu(26/8).
Dengan dinyatakan masih dibawah Baku Mutu lanjut Tomy, itu artinya kondisi air di titik-titik yang diambil sampel setiap tahunnya masih di bawah standar yakni dalam keadaan bagus. Itu artinya juga untuk sumur warga yang ada di sekitar TPA masih bisa dikonsumsi alias tidak tercemari. Begitu juga yang ada di empat titik sungai besar, jika ada Masyarakat yang mengambil airnya untuk di konsumsi itu tidak masalah, karena kadar air dinyatakan dalam keadaan baik.”Kita juga ada kolam Lidi, alhamdulillah juga aman, ikan masih bisa berkembang biak dengan baik di kolam tersebut,”kata dia.
Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh Masyarakat Lampura untuk menjaga kebersihan lingkungan dan air.
Jangan sampai Masyarakat membuang sampah atau membuang limbah di aliran air seperti sungai. Sebab jika sungai sudah tercemari, maka bukan hanya Masyarakat yang merasakan kesusahannya, namun seluruh makhluk hidup yang hidup di dalamnya akan mati.”Mari bersama kita jaga kebersihan lingkungan dan sungai. Dengan bersihnya sungai dan lingkungan hidup akan menjadi sehat,”ajaknya.
Diketahui, guna memastikan kondisi air dalam keadaan sehat dan tidak tercemari, Kamis(6/8) lalu tim Uji Lab kadar air dari Pemerintah Provinsi Lampung mengambil uji sampel air di sejumlah wilayah yang ada di Lampura. Tim tersebut melakukan pengambilan sampel air di empat sungai besar dan enam titik air yang ada di lingkungan TPA. Dari hasil uji lab tahun sebelumnya kondisi air dalam keadaan baik atau bisa dikatakan aman dari bakteri atau zat berbahaya lainnya.
Untuk rumah warga yang diambil sampel airnya itu yang terdekat dari TPA dengan jarak 100 meter dari gerbang TPA.
Dari hasil pengujian sampel PH dan Suhu yang dilakukan di beberapa titik oleh tim penguji tersebut hasilnya masih normal.
Namun sampel air tetap di bawa ke Lab Provinsi untuk mendapatkan hasil yang akurat. (ria/fer/her)

Kondisi Air Dekat TPA Masih Dibawah Baku Mutu 




