KOTABUMI — Badan Pusat Statistik(BPS) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) muali 1 September 2020 mulai melakukan pendataan sensus Penduduk secara Wawancara.
Kepala BPS Lampura Anwar menjelaskan, dalam melakukan sensus penduduk wawancara langsung ke Masyarakat yang ada di 23 Kecamatan, pihaknya menerjunkan 34 koordinator sensus kecamatan(Koseka) sebagai Koordinator tim dan 457 petugas sensus.”Alhamdulillah semua serentak kita gerakkan ke 23 Kecamatan. Semua sudah kita mulai sejak 1 September 2020,”jelas Anwar saat dikonfirmasi melalui pesan Wahtshap(WA) miliknya, Kamis (3/9).
Para Petugas sensus sendiri lanjut Anwar, saat melakukan pendataan ke bawah secara langsung harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari memakai masker, faceshield, sarung tangan hingga sesering mungkin membersihkan tangan menggunakan handsanitizer. Hal ini dilakukan agar Masyarakat yang belum terdaftar secara online ketika didatangi petugas ke rumahnya bisa merasa nyaman dan aman.”Dari 621.812 penduduk semester 2 2019 data Disdukcapil untuk Masyarakat yang sudah mengisi sensus online sebanyak 78.293 orang.
Jadi target kita sisanya 543.519 penduduk dapat terdaftar secara manual yakni melalui wawancara secara langsung,”paparnya. Untuk target kerja dalam sensus penduduk wawancara langsung ke Masyarakat tambah Anwar, pihaknya mempunyai target dalam 15 hari kerja semua penduduk sudah terdaftar.
Baik secara online maupun wawancara langsung. Jika target belum terselesaikan, pihaknya akan langsung melakukan perpanjangan dengan target di bulan September 2020 semua sudah rampung. Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh Masyarakat yang belum terdaftar secara online ketika didatangi petugas sensus agar dapat menerima mereka serta memberikan jawaban yang sebenar-benarnya. “Insyaallah dalam bulan September ini semua selesai. Jikapun ada perpanjangan lagi kita akan menunggu informasi dari pusat,”pungkasnya. (ria/her)






