KOTABUMI-Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura) terus menggiatkan siraman rohani bagi Umat Islam melalui Majelis Dhuha.
Sebelumnya Majelis Dhuha diadakan setiap dua minggu sekali, namun untuk memberikan keseimbangan jiwa dan raga usai para Aparatur Sipil Negara(ASN) melaksanakan Senam bersama Majelis Dhuha diadakan setiap hari Jumat.
“Alhamdulillah melalui Majelsi Dhuha ini kita dapat menjaga keseimbangan jiwa dan raga kita. Apalagi usai melaksanakan olahraga bersama. Kegiatan siraman rohani ini kita buka untuk umum, tidak hanya umat islam saja, siapapun ASN boleh hadir,”ujar Sekretaris Kabupaten(Sekkab) Lampura H. Lekok saat diwawancarai usai menghadiri Majelis Dhuha.
Mejelis Dhuha sendiri sangat dirasakan keberadaannya oleh ASN terutama umat Islam.
Selain mendapat siraman rohani para ASN juga dapat memperoleh ilmu syareah, baik mana yang wajib maupun yang dilarang bisa di ketahui.
Apalagi setiap minggunya penceramah yang dihadirkan berganti-ganti orangnya, sehingga berbagai ilmu dan pengetahuan yang berbeda dapat diambil untuk dipahami dan diteruskan ke Keluarga dan Masyarakat sekitar.”Temanya setiap Jumat tentu berbeda-beda. Ada yang tentang nabi, tentang umat islam, tentang kebaikan, ke dzoliman dan masih banyak lagi. Dengan begini pengetahuan kita tentang ajaran Islam tentu menjadi luas,”ucapnya.
Ketika ditanya apakah ada rencana untuk melaksanakan Safari Majelis Dhuha, Lekok menyatakan untuk saat ini belum.
Karena pihaknya tengah fokus untuk menggiatkan agar para ASN bisa aktif menghadiri majelis Dhuha.
Begitu juga untuk mendengarkan ceramah subuh bersama secara bergantian di Masjid An-Nur, masih belum bisa dilaksanakan.”Belum ada kalau program safari Dhuha, insyaallah jika memungkinkan bisa kita laksanakan. Kita saat ini sedang fokus menjalankan Majelis Dhuha di Aula Tapis kantor Pemkab Lampura,”paparnya.(ria/her)






