Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 7 Sep 2020 22:41 WIB ·

Bahas Komoditas Singkong, Disdag Rapat Bersama SKPD Terkait


 Bahas Komoditas Singkong, Disdag Rapat Bersama SKPD Terkait Perbesar

KOTABUMI — Pembahasan tentang harga Komuditas singkong, sistem penjualan, pengolahan hingga akan dibuatnya koperasi bagi Petani singkong hari ini(kemarin, Red) menjadi salah satu topik bahasan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura).

Kepala Dinas Perdagangan(Kadisdag) Lampura Hendri menjelaskan, rapat pembahasan tentang tanaman singkong sendiri sebelumnya di buka langsung oleh Sekretaris Kabupaten(Sekkab) H. Lekok. Setelah di buka lalu dilakukan rapat bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) terkait.

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai harga singkong, proses penjualan ke Pabrik hingga potongan-potongan dan kualitas dari singkong tersendiri.”Hari ini kita lakukan pembahasan terlebih dahulu ke SKPD terkait. Sehingga ke depan kita adakan rapat bersama pihak perusahaan, petani dan anggota DPRD,”jelas Hendri usai melaksanakan rapat bersama di Aula Siger, Senin (7/9)

Harus ada perbedaan sambung Hendri, antara tanaman singkong yang di tanam dalam jangka 8, 9 atau 10 bulan.
Dengan begitu perusahaan akan bisa menentukan kwalitas dari singkong sendiri melalui dasar yang sudah ditetapkan. Untuk itu peran dari Disdag, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan Dinas lainnya akan difungsikan perannya. Sehingga nantinya keputusan yang diambil akan memberikan keuntungan bagi ke dua belah pihak.

“Kita juga nantinya akan mencarikan solusi ketika Petani singkong memiliki kebutuhan mendesak sebelum panen dilakukan yakni dengan membuat Koperasi. Begitu juga untuk hasil singkongnya kita akan berikan pemahaman kepada Petani, mana kualitas singkong yang baik dan yang kurang baik dengan menggandeng SKPD terkait,”paparnya.

Poin-poin hasil rapat bersama SKPD kali ini masih Hendri, akan disampaikan kepada Perusahaan dan Petani.
Sehingga tidak ada lagi Petani yang Ogah jual singkongnya ke Daerah sendiri yakni menjual hasil singkong ke Kabupaten lain karena harganya lebih mahal.”Saya berharap dengan sinkronnya masalah singkong ini nggak ada Petani yang jual ke luar Lampura. Sehingga singkong hasil kita bisa diolah dan dimanfaatkan dengan baik,”harapnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline