KOTABUMI–Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan(Kendikbud) melakukan perpanjangan pendaftaran nomor Handphone(HP) untuk pemberian kuota gratis bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen.
Sebelumnya penginputan di tutup pada tanggal 31 Agustus 2020, namun Kemendikbud melakukan perpanjangan dan penutupan dilakukan pada tanggal 11 Seperember 2020.
Dimana penginputan nomor HP di dalakukan melalui Data pokok pendidikan(Dapodik), sehinga para siswa hingga Dosen akan mendapat Kuota sebesar 35 GB dan 50 GB.”Karena penginputannya di perpanjang, kita kirimkan surat ke UPTD yang ada di 23 Kecamatan agar mereka dapat memonitoring seklolahnya masing-masing,”jelas Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lampura Mikael Saragih, Rabu (9/9).
Menurut Saragih, monitor dari UPTD sendiri, dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan penginputan.
Apakah masih ada sekolah yang belum mengirimkan nomor HP siswanya ataukah ada kendala yang terjadi di bawah, untuk itu UPTD wajib melakukan monitoring.”Sejauh ini semua sudah bergerak. Sebab kalau kita tidak cepat kasian anak-anak kita yang benar-benar membutuhkan kuota untuk belajar. Penginputan ini se Indonesia jadi kita harus cepat, kita berharap semua sekolah bisa terakum,”kata dia.
Sebelumnya lanjut Saragih, ada beberapa wali murid yang mempertanyakan apakah bantuan kuota gratis dari Kemendikbud sudah ke luar atau belum. Sebab untuk siswa di wilayah perkotaan banyak yang mendapat kuota gratis dari Telkomsel dan Axsis.
Bantuan Kuota gratis dari Kemendikbud sendiri hingga kini belum ke luar, untuk pendataan nomor HP saja masih diperpanjang.
Bagi siswa yang mendapat kuota gratis tersebut memang mereka yang masuk dalam program bagi-bagi kuota gratis dari Telkomsel dan Axsis.
Sebelumnya juga, ia sudah bertanya kepada beberapa Kepala Sekolah(Kepsek) terkait hal ini. Dari penjelasan Kepsek memang ada pemberian kuota gratis dari Tekomsel dan Axsis untuk wilayah Kota.”Bukan, bukan dari Kemendikbud itu dari Telkomsel dan Axsis. Itu untuk sekolah yang memang ada kerjasama dengan mereka, jadi saat mereka ada program sekolah tersebut di masukan,”pungkasnya.(ria/her)






