KOTABUMI–Pelaksana tugas(Plt) Bupati Lampung Utara(Lampura) H. Budi Utomo, S.E., M.M., menerima audensi Ketua Badan Pengawasan Obat dan Makanan(BPOM) Provinsi Lampung Dra. Susan Grecia Arpan, Bpt. M.Si. dan Jajarannya, di ruang kerja Wakil Bupati, Selasa (22/9).
Tujuan mereka berkunjung ke Lampura selain untuk silaturahmi juga sekaligus menyampaikan fungsi Lembaga yang bertugas mengawasi Peredaran Obat-obatan dan Makanan di Indonesia.”Alhamdulillah pak Plt. Bupati tadi(kemarin, Red) menerima Audensi dari BPOM Provinsi.
Dalam audensinya di sampaikan bahwa tahun 2021 ada bantuan dari DAK fisik yakni Mobil Laboratorium Keliling. Isnyaallah Kabupaten Lampura akan mendapat satu unit,”jelas Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampura dr. Hj. Maya Natalia Manan, kemarin.
Dikatakan Maya, informasi ini disampaikan oleh Kepala BPOM Provinsi bahwa ada 14 Kabupaten/Kota yang akan menerima bantuan mobil laboratorium keliling salah satunya Kabupaten Lampura.
Kabupaten Lampura sendiri selama ini belum memiliki mobil tersebut dan bantuan DAK tersebut baru ada tahun ini.
Sejauh ini pihak Dinas Kesehatan juga sudah mengajukan ke Pusat untuk mendapat bantuan mobil tersebut.”Insyaallah, mudah-mudahan dari 14 Kabupaten/Kota yang akan dapat itu salah satunya kita,”ucapnya.
Fungsi dari mobil laboratorium keliling itu sendiri tambah Maya, yakni selain untuk melakukan pembinaan terhadap industri rumah tangga juga untuk pengawasan apotik dan toko obat.
Kemudian penyuluhan keamanan panga, sehingga kegiatan pengawasan obat dan makanan yang bersumber dari DAK bisa segera diselesaikan.
Sejauh ini pihaknya terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap apotik dan toko obat melalui Puskesmas yang ada di 23 Kecamatan.
Sehingga obat-obatan yang sudah kadaluarsa, obat-obatan terlarang seperti Narkotika dan resep-resep obat yang menyalahi aturan itu bisa diawasi.”Dengan adanya bantuan mobil laboratorium tersebut tentunya sangat membantu sekali. Sebab kita bisa langsung menguji makanan tersebut apakah mengandung formalin atau tidak. Tes itu namanya tes cepat(Rapid Tes) jadi bisa diketahui secara langsung,”pungkasnya.(ria/her)






